akhir cerita the innocent man
FilmRyu Jun Yeol memang tidak pernah mengecewakan. Hasilnya selalu sukses di pasaran, termasuk Believer (2018). Film ini berhasil menarik perhatian 1 juta penonton dalam kurun waktu 5 hari saja sekaligus bertahan di jajaran film box office Korea selama enam minggu mengungguli Deadpool 2, Star Wars Story dan Avengers: Infinity War.
Jean Claude Van Damme Dating History. SINOPSIS Tentang Drama Korea The Innocent Man Nice Guy. Drama yang berfokus pada kisah seseorang yang pernah dikhianati oleh seorang kekasih dan menginginkan pembalasan dendam pada kekasihnya tersebut. Begitulah gambaran cerita dalam serial drama Korea berjudul “The Innocent Man“. Drama Korea “The Innocent Man” atau “Nice Guy” tayang perdana pada tanggal 12 September 2012 di channal KBS2 dan sudah sering di tayangkan di channel televisi Indosiar baik di sore maupun pagi hari yang terakhir tayang di jam WIB pagi dan sekarang sudah di gantikan oleh drama Korea “Maybe Love“. Serial drama “The Innocent Man” berdurasi sebanyak 20 episode yang alur cerita nya di tulis oleh Lee Kyoung-Hee yang di tahun 2016 ini menulis serial drama “Uncontrollably Fond“, untuk sutradaranya adalah Kim Jin-Won. Untuk artis dalam drama “The Innocent Man” ada aktor Song Joong-Ki di tahun 2016 juga akan bermain di drama “Descendants of the Sun” lalu ada aktris muda da cantik Moon Chae-Won yang di tahun ini juga bermain di drama seri “Goodbye Mr. Black“. Ok silahkan langsung saja disimak SINOPSIS Tentang The Innocent Man selengkapnya. SINOPSIS Tentang Drama Korea The Innocent Man Bercerita tentang seorang pria yang bernama Kang Ma-Roo dipernakan oleh Song Joong-Ki yang ketika itu sangat sakit hati karena merasa telah dikhianati oleh pacarnya yang bernama Han Jae-Hee diperankan oleh Park Si-Yeon. Karena sakit hati yang sangat dalam Ia berencana untuk balas dendam terhadap Jae-Hee. Sementara itu Ma-Roo memanfaatkan seorang gadis yang hilang ingatan yang bernama Seo-Eun-Gi diperankan oleh Moon Chae-Won untuk balas dendam terhadap Jae-Hee. Ma-Roo Song Joong-Ki adalah seorang mahasiswa kedokteran yang menjanjikan. Dia tinggal bersama adik perempuannya Cho-Ko Lee Yoo-Bi, yang menderita kesehatan yang buruk. Sementara itu, Jae-Hee Park Si-Yeon adalah seorang reporter di perusahaan penyiaran HBS. Baik Ma-Roo dan Jae-Hee berasal dari latar belakang keluarga yang miskin, tetapi berusaha keras untuk mencapai impian mereka Ma-Roo untuk menjadi dokter dan Jae-Hee untuk menjadi jangkar wanita. Suatu hari, Ma-Roo pulang ke rumah dan menemukan saudara perempuannya sedang sakit. Sementara ia mengenakan kaus kaki pada saudara perempuannya yang sakit, Ma-Roo menerima panggilan telepon dari Jae-Hee. Jae-Hee terdengar sangat panik dan meminta Ma-Roo untuk datang untuk menyelamatkan pria ini. Meskipun saudari sakit Ma-Roo memohon padanya untuk tidak meninggalkannya, Ma-Roo bergegas untuk membantu Jae-Hee. Ketika dia tiba di kamar motel, dia menemukan Jae-Hee benar-benar terguncang dan seorang pria mati terbaring di lantai di dekatnya. Ma-Roo mencoba untuk menasihati Jae-Hee untuk menyerahkan diri kepada polisi. Muncul benar-benar hancur semangat, Jae-Hee mulai memanggil polisi, tetapi Ma-Roo menutup telepon. Dia mencium Jae-Hee dan kemudian pergi ke kamar motel untuk menghapus sidik jari Jae-Hee. Ma-Roo kemudian mengatakan pada Jae-Hee bahwa ia akan disalahkan dan mengubah dirinya menjadi polisi. Sementara itu, Eun-Gi Moon Chae-Won adalah pewaris kaya untuk keluarga yang memiliki perusahaan besar Taesan. Dia telah dipersiapkan untuk menjadi penerus perusahaan Taesan dan, akibatnya, menunjukkan sangat sedikit emosi. Ketika dia menarik mobilnya di depan rumahnya, Eun-Gi melihat seorang wanita memeluk ayahnya. Wanita yang memeluk ayahnya adalah Jae-Hee. Dengan berlinang air mata, Jae-Hee memberi tahu Eun-Gi, “Kamu tidak tahu apa yang telah kulakukan untuk melindungimu. Apa yang baru saja kulakukan pada orang yang paling aku pedulikan dalam hidupku.” 6 tahun kemudian, setelah menjalani hukuman penjara 5 tahun, Ma-Roo melakukan perjalanan ke Aomori, Jepang untuk mengambil uang dari seorang wanita yang menipu temannya Jae-Gil Lee Kwang-Soo. Ma-Roo menggoda wanita itu dan mengambil uang yang dicuri dari temannya. Pada saat yang sama, Eun-Gi dan ibu tirinya yang sekarang Jae-Hee juga berada di Aomori, Jepang. Eun-Gi memandang ibu tirinya sebagai penggali emas. Dalam penerbangan kembali ke Korea, Ma-Roo menunggu untuk menggunakan kamar kecil. Ketika pintu kamar kecil terbuka, Eun-Gi berjalan keluar dan jatuh ke Ma-Roo. Ma-Roo menempatkan Eun-Gi di lantai dan berjalan kembali ke kursinya. Kondisi Eun-Gi dengan cepat memburuk dan pesawat bertanya apakah ada dokter dalam penerbangan. Karena tidak ada yang maju, Ma-Roo terpaksa membantu Eun-Gi. Saat memberikan bantuan kepada Eun-Gi, ia meminta wali wanita itu. Pada saat ini, Jae-Hee berjalan ke tempat kejadian dan menyatakan bahwa dia adalah ibunya. Jae-Hee juga memiliki anak di sebelahnya yang memanggil ibunya. Detail Tentang Drama Judul The Innocent Man Judul Lainnya Nice Guy Never Seen Anywhere In The World Genre Melodrama, Romance Episodes 20 dua puluh Sutradara Kim Jin-Won Penulis Naskah Lee Kyoung-Hee Stasiun Channel KBS2 Negara Korea Ditayangkan pada 12 September 2012 – 15 November 2012, RRabu & Kamis Pukul Pemain K-Drama The Innocent Man Pemeran Utama Song Joong-Ki sebagai Kang Ma-Roo Moon Chae-Won sebagai Seo Eun-Gi Park Si-Yeon sebagai Han Jae-Hee Kang Chan-Hee sebagai Kang Ma-Roo Muda Park Si-Woo sebagai Han Jae-Hee Muda Yang Ik-June sebagai Han Jae-Sik Lee Kwang-Soo sebagai Park Jae-Gil Lee Yoo-Bi sebagai Kang Cho-Ko Cho Seong-Ha sebagai Seok Min-Hyuk Kim Young-Chul sebagai Company president Seo Lee Sang-Yeob sebagai Park Joon-Ha Jin Kyung sebagai Hyun Jung-Hwa Kim Tae-Hoon sebagai Ahn Min-Young Oh Yong sebagai Jo Young-Bae Jo Whee-Joon sebagai Seo Eun-Seok Pemeran Pendukung Kim Ye-Won sebagai Kim Yoo-Ra Lee Young-Eun sebagai Myung-Joo Han Seo-Jin sebagai Kang Cho-Ko anak Shin Da-Eun sebagai penggali emas cameo Kim Jae-Hwa sebagai wanita Korea-Jepang dengan klaim cedera palsu cameo Cho Eun-Sook sebagai ibu kandung Kang Cho-Ko cameo Kim Seo-Ra sebagai ibu Seo Eun-Gi cameo Jung Eun-Pyo sebagai Manajer Jung cameo Lee Young-Ran sebagai Presiden perusahaan Jo cameo Kim Si-Young LINK SINOPSIS DRAMA KOREA THE INNOCENT MAN EPISODE 1 – 20 TERAKHIR LENGKAP Sinopsis Episode 1 Sinopsis Sinopsis Episode 2 Sinopsis Sinopsis Episode 3 Sinopsis Sinopsis Episode 4 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 5 Sinopsis Sinopsis Episode 6 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 7 Sinopsis Sinopsis Episode 8 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 9 Sinopsis Sinopsis Episode 10 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 11 Sinopsis Sinopsis Episode 12 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 13 Sinopsis Sinopsis Episode 14 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 15 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 16 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 17 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 18 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 19 Part 1 – Part 2 Sinopsis Episode 20 Part 1 – Part 2 – EPISODE TERAKHIR Demikian Pembahasan tentang SINOPSIS The Innocent Man Episode 1 – 20 Terakhir yang dapat bagikan.. Semoga bermanfaat. Baca Juga Artikel di Bawah Ini Supaya Bertambah Wawasan Kita.. AMIEN. »» SINOPSIS Hotel King »» SINOPSIS Bride of the Century »» SINOPSIS The Good Wife »» SINOPSIS Monster »» SINOPSIS Squad 38 »» SINOPSIS The Royal Gambler »» SINOPSIS Monstar »» SINOPSIS Bel Ami Pretty Boy »» Sinopsis Secret Love »» SINOPSIS Shark
Ditulis oleh Siti HasanahThe InnocentPERHATIAN!Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini. Netflix rupanya tidak pernah kehabisan stok serial-serial dengan kisah yang bikin penonton takjub. Pada 30 April 2021 Netflix secara resmi merilis The Innocent dengan mengusung genre misteri dan kriminal yang mencekam. Serial ini diarsiteki oleh Oriol Paulo yang dikenal dengan karya-karya misterinya. Melihat orang di balik layar film ini, agaknya semua bisa berharap bahwa serial asal Spanyol ini punya kekuatan yang menarik penonton untuk tetap duduk manis sampai serialnya tamat. Kisah dalam The Innocent mengikuti Mateo Vidal Mario Casas yang terlibat kasus pembunuhan tidak sengaja dan divonis empat tahun penjara. Sembilan tahun berlalu, insiden yang menewaskan Daniel Vera Eudald Font masih diungkit dan membuat hidup Mat tidak tenang. Kisah penuh ketegangan dari Mateo akan kami sajikan dalam sinopsis dan ulasan singkat berikut ini. Baca juga Sinopsis & Review Breaking Bad, Bukan Sekadar Drama Kriminal Sinopsis Mateo atau Mat merupakan seorang pemuda yang polos dan tidak suka keributan. Namun, di suatu malam pesta yang diadakan di bar ia terlibat perkelahian yang dipicu cemburu teman sekolahnya. Dalam waktu singkat pemuda-pemuda itu saling pukul melampiaskan emosinya. Mat yang dibantu oleh kakaknya Isma Jordi Coll dalam perkelahian itu terdesak oleh lawan yang jumlahnya lebih banyak. Demi bertahan, ia mendorong tubuh Dani sampai terjatuh dan membentur batu. Dani mengalami pendarahan dan meninggal. Kasus tersebut ditetapkan sebagai pembunuhan tidak sengaja dan Mat harus mendekam di penjara. Empat tahun berlalu, Mat ingin menata kehidupannya dengan bekerja normal. Berkat bantuan sang kakak, ia berhasil menjadi pengacara dan membantu firma hukum kakaknya. Semasa Mat di penjara, ia sempat bertemu dengan Olivia Costa Aura Garrido saat ia tengah cuti dari masa tahanannya. Rupanya takdir mempertemukan mereka kembali setelah Mat bebas dan mulai hidup dengan lebih baik. Olivia pun rupanya sedang dalam fase yang sama dengan Mat. Tak butuh waktu lama, mereka akhirnya menikah dan hidup bersama. Namun, masa damai mereka tidak berlangsung lama lantaran orang-orang dari masa lalu Olivia mengusik kehidupan mereka. Di sisi lain, Lorena Ortiz Alexandra Jimenez, seorang detektif polisi tengah ditugaskan untuk menyelidiki kasus kematian seorang suster di sebuah sekolah asrama katolik. Kematian yang diperkirakan bunuh diri ini meninggalkan jejak yang mencurigakan sehingga penyelidikan melebar. Kasus kematian suster tersebut mempunyai kaitannya dengan masa lalu Olivia. Karena itulah hidupnya kini tak lagi tenang. Mat sendiri kini harus berusaha melindungi istrinya agar selamat dari kejaran orang-orang yang voucher streaming Netflix, Disney+, Prime Video, Viu, dll murah di Lazada Kisah semakin mendebarkan sebab kini Mat menjadi buronan dan Olivia disandera oleh musuhnya yang sejak dulu memburunya. Musuhnya yang merupakan orang penting di Spanyol ini merasa terancam dengan fakta bahwa Olivia masih hidup dan rahasia besarnya ada di tangannya. Rahasia apa yang dipegang Olivia sehingga orang penting itu ketar-ketir dibuatnya? Oriol Paulo benar-benar menyajikan plot yang bikin penonton frustasi dibuatnya karena kisahnya mengandung banyak twist. Pembangunan Cerita yang Solid, Jelas dan Detail The Innocent hadir dengan kisah sepanjang 8 episode dengan durasi setiap masing-masing episodenya sekitar satu jam. Dalam rentang waktu tersebut Paulo mengemas narasi yang sangat solid. Setiap kisahnya mempunyai pengembangan karakter yang rapi dan mendetail. Kisah dalam The Innocent dibuka dengan kemalangan yang menimpa Mat sebab kasus kematian Dani, lalu dilanjutkan dengan kisah Detektif Ortiz yang melihat ayahnya bunuh diri. Cerita bergulir dengan menampilkan perjalanan Ortiz sampai ia menjadi detektif handal di kepolisian Spanyol. Selanjutnya plot mengalir lebih mendebarkan seiring ditemukannya potongan misteri yang membawa Mat dan Olivia pada masalah yang lebih besar. Kerumitan hidup Mat rupanya tidak seberapa dibandingkan dengan masa lalu Olivia. Dalam beberapa scene kita mungkin masih meraba-raba apa kaitannya Mat dengan hidup Olivia. Namun, berkat tangan dingin Oriol Paulo dalam meramu cerita, twist yang dimunculkan menjadi penghubung yang melengkapi puzzle masa lalu Olivia. Twist tersebut seolah mengurai benang merah masa lalu Olivia yang begitu pelik dan penuh bahaya. Alur Cerita Unik yang Disajikan dalam Bentuk Point of View POV
This post contains spoilers for The Innocent Man Murder and Injustice in a Small Town. Netflix’s latest addition to its arsenal of true crime stories visits a small town in Oklahoma rocked by two brutal murders in the 1980s. Based on John Grisham’s bestselling 2006 nonfiction book The Innocent Man Murder and Injustice in a Small Town, the six-part series, The Innocent Man, takes on the separate investigations of the murders of two women in the usually quiet locale of Ada, Okla. Arriving on Netflix Dec. 14, the series weaves together the stories of Ron Williamson and Dennis Fritz, two men who were wrongly convicted in the 1982 murder of Debbie Sue Carter, and Tommy Ward and Karl Fontenot, who were convicted in the 1984 murder of Donna Denice Haraway but continue to maintain their innocence. The story is marked by several of the same themes that anchor Netflix’s other true-crime documentary hits. Along with shows like Making a Murderer and The Staircase, The Innocent Man reveals how the actions of a few individuals can corrupt systems of justice, unraveling the lives of innocent people and causing further pain to victims’ families, who seek closure. Grisham’s book centers on the case of Williamson and Fritz—who were eventually exonerated—with a subplot about Ward and Fontenot’s conviction. The Netflix series provides updates to both cases with a deep dive that reveals startling similarities between the way both murder investigations were prosecuted, including using evidence based on coerced confessions, murky retellings of dreams and the testimony of a prison informant. Here’s what to know about the two murder cases central to The Innocent Man. The 1982 murder of Debbie Sue Carter The body of 21-year-old Debbie Sue Carter was found in her apartment in Ada in December 1982. She had been raped, murdered and left with words written on her body in ketchup. Five years after Carter’s murder, authorities pursued Ron Williamson and his best friend Dennis Fritz in the case. Both men were well-known around Ada, particularly Williamson, who had left town with dreams of becoming a baseball star and returned after a series of injuries put those plans to rest. He suffered from mental health issues that intensified upon coming back home. Williamson became implicated in the case after a witness, Glen Gore, reported hearing him harass Carter at the Coachlight Club, where she worked as a waitress, on the night she was killed. Fritz, a high school science teacher and single father raising his daughter following the murder of her mother, also came under suspicion because he was known to frequent the bar. Both men were initially questioned early in the investigation and let go due to a lack of physical evidence. In the ensuing years, as prosecutors failed to bring any charges for the killing, Williamson went to prison for forging checks. While he was there, a prison informant, Terri Holland, told prosecutors that Williamson had confessed to killing Carter. Authorities jumped on the tip, and both Williamson and Fritz were arrested in 1987. The evidence that emerged against the men was scant. Prosecutors relied heavily on the testimonies of Gore and Holland and hair samples that were said to match Williamson and Fritz. Police also recorded Williamson saying he had a dream in which he committed the crime, a statement they took as a confession. Ultimately, Williamson was sentenced to death and Fritz was sentenced to life in prison without parole. About 11 years later, DNA tests concluded that the hair samples did not match either Williamson or Fritz. An evaluation of semen samples also suggested that the men had not raped Carter. Instead, DNA evidence pointed to the murder investigation’s key witness—Glen Gore—who was later convicted of killing Carter. Williamson and Fritz were exonerated and released from prison in April 1999. Following their release, both men filed civil lawsuits against the city of Ada and others for their wrongful convictions. Both received an undisclosed amount of money in settlements. By the time of his release, Williamson’s mental health had declined severely. He took to drinking heavily and died in 2004 at the age of 51 while living in a nursing home. In the years after his exoneration, Fritz returned to teaching and became an activist on behalf of other people facing wrongful convictions, speaking frequently about the impact of imprisonment on his life. “The harm that it did to me was that it took 12 years out of my life, away from my family members,” he told PBS in 2003. “I was cheated of watching my daughter grow and flower into a woman. No amount of money on the face of the earth could even begin to make an amend for what happened.” The 1984 murder of Donna Denice Haraway About two years before Williamson and Fritz received their wrongful convictions, two other men in Ada were given life sentences for the murder of Donna Denice Haraway. Haraway, 24, disappeared in April 1984 from her job at a local convenience store. Her body was discovered in 1986 in a town about 30 miles east of Ada. About five months prior to the discovery of Haraway’s body, Tommy Ward and Karl Fontenot were convicted of her murder, in circumstances that somewhat parallel those of Williamson and Fritz’s conviction. With little physical evidence to rely upon, prosecutors moved forward on the basis of coerced confessions from the two men, who claimed they abducted Haraway and took her to a remote area west of the town where they said they stabbed her. According Ward’s account, they burned Haraway’s body in a shack. It was later revealed that Ward’s statement partially came from a dream he’d had in between police interrogations. Grisham’s work further uncovered that Holland, the jailhouse informant essential to the prosecution of Williamson, was called as a witness in Fontenot’s trial and told the jury that Fontenot had admitted to killing Haraway. The men’s confessions also differed from the facts of the actual murder, which came to light once Haraway’s body was eventually found. While both men claimed they had taken her westward, Haraway’s body was found east of Ada. She was not killed in a stabbing, but rather died of a single gunshot wound to the head. Neither Ward nor Fontenot ever mentioned a gun or shooting Haraway. And although Ward had said they’d set fire to the body, no evidence of burns emerged. Despite the physical evidence being at odds with the confessions, the investigation did not clear Ward and Fontenot. Both men were given life sentences and have remained in prison since. They have repeatedly appealed for freedom in requests that have not been granted. How the cases took a wrong turn Grisham, who executive-produced The Innocent Man and appears throughout the series, says the events in the story would be unbelievable if he’d written them in a novel because it’s hard to imagine an entire justice system breaking down as it did in these cases. He concludes that the immense pressure put on law enforcement officials in a small town like Ada emphasizes winning above other factors. “Winning means justice, winning means everything,” he says in the series. “And along the way, if the truth gets blurred, or forgotten, or twisted, or manipulated, that’s too bad. And that’s how we get wrongful convictions.” Behind the wrongful and contested convictions in Ada is a small group people District Attorney Bill Peterson, Ada lead police investigator Dennis Smith and Gary Rogers, an Oklahoma State Bureau of Investigation agent, all of whom were criticized after the exoneration of Williamson and Fritz for their sloppy handling of Carter’s case, as well as for ostensibly ignoring the evidence in Ward and Fontentot’s cases in favor of their own judgments. Peterson has continued to defend his actions even after Williamson and Fritz were exonerated and never apologized to Carter’s family for the mistake. He has consistently maintained that he was just abiding by the rule of law, and that the results unfolded beyond his control. “I don’t think I messed up,” he says in news footage included in the series. “To apologize to them for doing my job? That’s just not going to happen.” Carl Allen, Ada’s assistant police chief from 1985 to 2011, also appears in The Innocent Man and asserts that the police officers involved in both cases did not “get together and decide to wrongly convict people on purpose.” “I don’t believe they are capable of putting innocent people in jail,” he says. “I’m not telling you they’re not capable of making mistakes. We know they made some mistakes in the Carter case. That’s on record, everybody’s fessed up … Did they do it with purpose and evil intent? And I just don’t believe that they did.” Write to Mahita Gajanan at
Bagi yang kepincut Moon Chae-won dalam Flower of Evil yang belum lama ini tamat, mungkin bisa beralih ke drama korea drakor lawasnya. Judulnya, The Innocent Man. Saat ini kamu bisa menontonnya di Netflix. Saya sudah beberapa kali nonton The Innocent Man sejak kali pertama tayang pada 2012. Yap, drakor satu ini sudah rilis delapan tahun silam. Waktu itu sebetulnya bukan karena Moon Chae-won yang bikin saya tertarik nonton, melainkan karena lawan mainnya alias pemeran utama pria, Song Joong-ki. Saya salah seorang penggemar Joong-ki, sejak dia masih jadi member Running Man. Cerita yang ditawarkan dalam 20 episode The Innocent Man sangat lumayan, bergenre melodrama dengan tema balas dendam yang kompleks. Song Joong-ki berperan sebagai Kang Ma-roo, pria sederhana, baik hati, luar biasa tampan dan pintar, namun hidupnya penuh derita. Dia harus mengasuh adik perempuannya yang sakit-sakitan, Kang Choco, setelah sang ayah meninggal. Keduanya tinggal bersama sahabat Ma-roo, Park Jae-gil. The Innocent Man menceritakan balas dendam Kang Ma-roo terhadap Han Jae-hee, yang menyeret Seo Eun-gi diperankan Moon Chae-won ke dalam pusaran konflik. Kang Ma-roo digambarkan sudah naksir Han Jae-hee, yang lebih tua beberapa tahun darinya, sejak usia belasan. Jae-hee hidup dalam keluarga bermasalah sehingga sering kali minta perlindungan kepada Ma-roo. Bagi Jae-hee, Ma-roo adalah rumahnya’. Ma-roo dan Jae-hee jadian di bangku kuliah, Ma-roo berstatus mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Jae-hee mulai menekuni kariernya sebagai jurnalis televisi. Tragedi dimulai di sini. Saat mengungkap satu kasus, Jae-hee terpaksa membunuh narasumbernya yang hendak berbuat jahat kepadanya. Usaha pembelaan diri, tapi Jae-hee panik dan meminta Ma-roo datang ke TKP. Melihat situasi, Ma-roo rela mengorbankan hidup dan kebebasannya demi wanita yang dicintainya. Alih-alih Jae-hee, Ma-roo yang menanggung pembunuhan itu. Ma-roo di penjara beberapa tahun atas kejahatan yang tak dilakukannya, demi sang pujaan hati. Tapi, tak tahu diri, Jae-hee malah mengingkari janjinya untuk setia. Dia menjadi wanita simpanan Seo Jung-gyu, pria tua kaya raya pemilik Grup Taesan. Jae-hee ingin lepas dari kehidupan miskin dan mendapatkan status sosial tinggi, hidup nyaman bergelimang harta. Ma-roo, yang masa depannya telah hancur setelah keluar dari penjara, terpaksa melakukan apa pun untuk menyambung hidup dan terutama, membiayai biaya perawatan Choco, bahkan hingga dia rela menjadi gigolo. Sampai suatu ketika, Ma-roo mengenal Seo Eun-gi, putri Seo Jung-gyu, pewaris Grup Taesan. Seo Eun-gi dingin, keras kepala, egois, dan arogan. Hubungan Eun-gi dengan sang ayah memburuk setelah Han Jae-hee masuk ke keluarga mereka. Hal itu karena Jae-hee bakal jadi ibu tirinya, sementara usia keduanya hanya terpaut enam tahun! Eun-gi juga punya firasat Jae-hee bukan wanita baik-baik karena ingin mengincar harta dan kekuasaan. Ma-roo, yang merasa dikhianati begitu dalam, lantas merancang strategi untuk balas dendam terhadap Jae-hee menggunakan Eun-gi. Ma-roo sengaja mendekati Eun-gi agar jatuh cinta kepadanya. Tak hanya ingin membuat Jae-hee cemburu, Ma-roo ingin Jae-hee sadar diri, tahu asal usulnya, bersedia turun’ dari dunianya saat ini yang diyakini Ma-roo tak cocok buat Jae-hee. Taktik Ma-roo berhasil. Eun-gi luluh dan jatuh cinta sepenuhnya pada Ma-roo, sampai berani meninggalkan sang ayah untuk bersama pria yang dianggapnya juga mencintainya. Eun-gi bahkan tak bersama ayahnya saat sang ayah meninggal dunia secara tragis akibat ulah Jae-hee dan pengacara jahat kepercayaan keluarga Seo. Cerita tambah seru saat Eun-gi akhirnya tahu tujuan sebenarnya Ma-roo mendekatinya. Dendam dan cinta segitiga pun menghiasi bagian cerita selanjutnya. Satu tahun setelah kecelakaan mengerikan buah dari balas dendam Ma-roo, Eun-gi yang mengalami hilang ingatan dan perubahan kepribadian, kembali ke kehidupan Ma-roo. Pada tahap ini, Ma-roo, yang menyesal telah melibatkan Eun-gi dalam misi balas dendamnya, melakukan segala cara untuk melindungi Eun-gi dan Grup Taesan dari Jae-hee yang makin ambisius. Termasuk, jika ia harus kehilangan kebahagiaannya sendiri. Itulah mengapa, drakor ini berjudul The Innocent Man aka Nice Guy. Menceritakan kisah pilu pria yang tak bersalah’, pria yang super baik yang dikhianati begitu rupa sampai memaksanya menjadi apa pun untuk bertahan hidup. Meski begitu, jauh di dalam hatinya, dia bukan orang jahat, bukan monster. Ma-roo tetaplah Ma-roo, pria yang baik hati dan penuh kasih. Saya suka drakor ini karena tema ceritanya yang agak berbeda. Balas dendam yang jadi bumerang buat pelakunya. Mungkin klise, tapi eksekusinya lumayan rapi. Jadi bikin segan untuk beranjak dan terus menonton episode demi episodenya. Seperti yang saya bilang di awal, akting Joong-ki dan Chae-woon cukup apik. Saya suka chemistry keduanya, bagaimana akting mereka bikin saya menanti-nantikan adegan-adegan selanjutnya dengan penuh harap. Park Si-yeon, yang memerankan Han Jae-hee, ikutan berakting bagus dalam drakor ini. Saya mengenal Si-yeon saat main bareng Lee Dong-wook di drakor My Girl. Lawas. Satu di antara scene yang paling mengena bagi saya dari The Innocent Man ialah adegan kecelakaan di terowongan yang super sedih. Latar belakang dari awal kejadian itu benar-benar dalam’. Dari sisi Eun-gi mungkin sudah terbaca’, dia melakukan itu karena sakit hati yang begitu dalam. Tapi, bagaimana dari sisi Ma-roo? Jawaban Ma-roo jelang akhir serial, bisa memberikan gambaran perihal keseluruhan cerita. Hal lain, melalui drakor ini kita juga diingatkan bahwa harta dan kekuasaan tak selamanya menjamin kebahagiaan. Lihat saja yang terjadi pada kehidupan Jae-hee, yang justru makin hancur karena memilih melepas cinta sejatinya. Di luar jalinan cerita dan akting, saya bisa senyum-senyum geli, terutama saat melihat scene Ma-roo dan Park Jae-gil. Padahal, kebanyakan adegan yang melibatkan keduanya lebih ke scene-scene sedih mengharukan. Ya, gimana enggak nahan tawa, kalau jatuhnya malah ingat aksi kocak keduanya pas di Running Man? Bagi yang belum tahu, The Innocent Man merupakan proyek pertama Joong-ki bareng Lee Kwang-soo setelah dia meninggalkan Running Man. Keduanya merupakan sahabat karib dalam kehidupan nyata. Oh ya, satu lagi, The Innocent Man juga diperkuat Lee Sang-yeob. Saat itu dia masih kebagian peran pembantu, sebagai pengacaranya Eun-gi. Di masa kini, Sang-yeob udah naik sebagai pemeran utama. Kesimpulannya Drakor ini layak tonton, apalagi buat penyuka melodrama. Belum lagi, Joong-ki ganteng banget, Chae-won cantik sebelum jadi agak aneh belakangan ini?. 20 episode jadi jumlah yang pas untuk segera menekan putar’ di Netflix. Song Joong-ki as Kang Ma-roo Moon Chae-won as Seo Eun-gi Park Si-yeon as Han Jae-hee Lee Kwang-soo as Park Jae-gil Lee Sang-yeob as Park Joon-ha Lee Yu-bi as Kang Choco Jumlah episode 20 Tayang di KBS, 12 September-15 November 2012
Sumber Asianwiki Data/ Identitas Film 1. Judul Drama The Innocent Man 3. Sutradara Kim Jin-Won 4. Penulis Lee Kyoung-Hee 5. Tanggal Rilis 12 September – 15 November 2012 6. Jumlah Episode 20 Episode 7. Durasi 60 Menit/ Episode Pemeran Film 1. Song Joong-Ki Kang Ma-Roo 2. Moon Chae-Won Seo Eun-Gi 3. Park Si-Yeon Han Jae-Hi 4. Yang Ik-Jun Han Jae-Sik/ kakak Han Jae-Hi 5. Lee Kwang-Soo Park Jae-Gil 6. Lee Yoo-Bi Kang Cho-Ko 7. Kim Young-Chul Presiden Perusahaan Seo Jung Gyu / Ayah Seo Eun-Gi 8. Kim Tae-Hoon Ahn Min-Young/ Sekretaris Presiden Perusahaan Seo 9. Lee Sang-Yeob Park Joon-Ha/ Asiten Pribadi dan sahabat Seo Eun-Gi sejak kecil 10. Jin Kyung Hyun Jun-Hwa/ Sekretaris Seo Eun-Gi Ringkasan Cerita Kang Ma-Roo Song Joong-Ki, mahasiswa berbakat jurusan kedokteran, diputus bersalah atas pembunuhan yang tak pernah dilakukannya. Menggantikan kekasihnya, Han Jae-Hi Park Si-Yeon, yang kala itu bekerja sebagai reporter televisi. Demi cintanya yang besar pada Jae-Hi, Ma-Roo rela dipenjara dan meninggalkan adiknya, Kang Cho-Ko Lee Yoo-Bi yang sedang sakit keras. Setelah keluar dari penjara, Ma-Roo bekerja sebagai lelaki penghibur untuk membiayai pengobatan adiknya. Cita-cita Ma-Roo menjadi dokter terhenti di tengah jalan karena dia lebih memilih mencari uang dari pada kuliah. Bertiga, Ma-Roo, Cho-Ko dan sahabatnya, Jae-Gil, tinggal di permukiman kumuh. Ma-Roo tidak berniat meninggalkan kawasan itu karena dia berharap suatu hari Jae-Hi akan datang padanya. Jae-Hi menjadi istri simpanan Presiden Perusahaan, Seo Jung Gyu Kim Young-Chul. Dari hubungan ini, istri sah Presiden Seo terusir dari rumah dan meninggal dalam kecelakaan. Hal ini menimbulkan kebencian Seo Eun Gi putri Presiden Seo, pada Jae Hi dan adik tirinya. Eun Gi Moon Chae-Won selalu memusihi Jae-Hi dan adik tirinya. Sekalipun Jae-Hi berusaha baik pada Eun-Gi dan adik tirinya suka mengajaknya bermain. Innocent Man- Kang Ma-Roo Saat perjalan kembali ke Korea dari Jepang, di peswat Jae-Hi bertemu dengan Ma-Roo. Pertemuan mereka terjadi saat Ma-Roo menolong Eun-Gi yang pingsan di pesawat. Jae-Hi terkejut tidak menyangka bertemu Ma-Roo. Jae-Hi awalnya tidak setuju saat Ma-Roo menolong Eun-Gi. Dari mulut Jae-Hi terucap kata-kata kasar pada Ma-Roo. Seolah-olah Jae-Hi tidak punya hubungan apa-apa dengan Ma-Roo di masa lalu. Di saat inilah Ma-Roo tahu bahwa isu Jae-Hi menjadi istri simpanan dan punyak anak adalah benar. Innocent Man - Han Jae-Hi Eun- Gi menjadi direktur utama di perusahaan. Dia pekerja keras dan pantang menyerah. Berbeda dengan sifat ayahnya yang suka menghalalkan segala cara, Eun-Gi adalah orang yang bisa diajak kompromi untuk mendapatkan jalan tengah dalam penyelesaian masalah. Hal ini membuat Presiden Seo kesal pada Eun-Gi dan Jae-Hi mengetahui hal itu. Setelah pertemuan dengan Ma-Roo, Jae- Hi mendatangi rumah Ma-Roo. Dia membawa sejumlah uang dan meminta Ma-Roo untuk melupakan dan tidak mengganggunya. Eun-Gi yang diam-diam menyelelidiki kelemahan Jae-Hi, mendapat laporan bahwa Jae-Hi menarik 100 Juta Won dari rekening perusahaan. Saat bertemu dengan Jae-Hi, Eun- Gi menanyakan prihal uang 100 Juta won yang dia ambil dari rekening perusahaan. Untuk menutupi kesalahannya, Jae-Hi memfitnah Ma-Roo, dengan mengatakan bahwa Ma-Roo mengetahu masa lalu Eun-Gi yang pernah ketahuan membawa narkoba. Padahal, dimasa lalu, Eun-Gi tidak benar-benar membawa narkoba melainkan lelaki lain yang dicintainya. Innocent Man - Seo Eun-Gi Segera saja Ma-Roo ditangkap polisi. Sekali lagi, Ma-Roo meninggalkan Kang Cho-Ko yang sedang sakit. Ma-Roo terkejut saat tahu pelapornya adalah Jae-Hi. Ma-Roo berkeras tidak pernah memeras Jae-Hi. Jae-Hi yang ingin menutupi kesalahannya mengucapkan kata-kata kasar dan menyakitkan pada Ma-Roo. Sekalipun demikian, Ma-Roo ingin membawa Jae-Hi kembali padanya dan dia juga penasaran bagaimana kehidupan yang di jalani Jae-Hi yang sesungguhnya. Ma-Roo dilepaskan oleh polisi karena kurang bukti atas pemerasan yang Jae-Hi laporkan. Ma-Roo ingin membawa Jae-Hi kembali ke sisinya, berusaha mendekati Eun-Gi dan menarik perhatian Eun-Gi. Dengan pengalaman merayu wanita, Ma-Roo berhasil mendapatkan hati Eun-Gi. Segala kebusukan Jae-Hi mulai terlihat dengan mata Ma-Roo sendiri. Dia melihat Jae-Hi berciuman dengan sekretaris Ayah Eun-Gi di depan rumah. Eun-Gi diusir ayahnya dari rumah setelah mengganggalkan penjualan sebuah resort di Jepang. Eun-Gi memilih tinggal bersama Ma-Roo. Jae-Hi berusaha untuk meyakin Eun-Gi untuk meninggalkan Ma-Roo dengan mengatakan bahwa Ma-Roo akan membuatnya terluka. Ayah Eun-Gi tidak menyetujui hubungan Eun- Gi dan Ma-Roo. Ma-Roo memanfaatkan Eun-Gi untuk membuat Jae-Hi cemburu. Eun-Gi yang keras kepala rela kehilangan segalanya demi Ma-Roo. Setelah tahu bahwa Ma-Roo pernah menjadi kekasih Jae-Hi, Eun Gi tetap teguh pada pendiriannya. Ayah Eun-Gi melihat CCTV saat Jae-Hi berciuman dengan Sekretarisnya. Hal ini membuat ayah Eun-Gi mengubah surat wasiat dan mewariskan semua harta pada Eun-Gi, tanpa menyisakan untuk anak Jae-Hi. Saat sedang berdebat dengan Jae-Hi, ayah Eun –Gi terkena serangan jantung dan sengaja tidak dibawa ke rumah sakit hingga meninggal oleh Jae-Hi dan Sekretaris Ahn. Dalam keadaan baru saja menerima kenyataan pahit bahwa Ma-Roo sengaja mendekati Eun-Gi karena Jae-Hi, Eun-Gi menerima kabar bahwa ayahnya meninggal karena serangan jantung. Di saat itu, Eun-Gi sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil Ma-Roo dengan keras. Setahun setelah kejadian itu, Eun-Gi menghilang. Jae-Hi menggantikan posisi Eun-Gi sebagai Direktur Utama. Ma-Roo menjadi penipu untuk memdapatkan uang. Hidup Ma-Roo menjadi lebih kacau dan tak berperasaan dari sebelumnya. Ma-Roo merasa bersalah pada Eun-Gi, karena telah menghancurkan hidup Eun-Gi. Saat bertemu kembali dengan Eun-Gi yang mengalami lupa ingatan dan kehilangan kemampuannya dulu, Ma-Roo ingin menghindari Eun-Gi. Eun-Gi sendiri tinggal bersama sekretarisnya yang sebelum ayahnya meninggal diminta untuk selalu menjaga Eun-Gi. Sementara itu, Jae-Hi ingin menyingkirkan Eun-Gi agar tetap bisa menjadi direktut utama perusahaan. Atas permintaan Sekertaris Eun-Gi, Ma-Roo bersedia untuk menolong dan menjaga Eun-Gi hingga mendapatkan apa yang menjadi haknya. Saya nonton drama ini di tahun 2019, padahal drama Korea Innocent Man sudah dirilis sejak akhir tahun 2012. Sekalipun ditonton 7 tahun dari tanggal rilisnya, drama Korea Innocent Man tetap menarik hati saya. Saya sedikit menyesal nggak nonton dari dulu aja. Alasan saya tidak menonton drama Korea ini, Moon Chae Won bukanlah salah satu artis Korea favorit saya. Drama Korea yang pernah dibintanginya “Princess Man” pernah saya tonton hingga 2 episode saja. Sementara Song Joong Ki pun kurang menarik hati saya di “Descendants To The Sun”. Menurut saya dia “biasa-biasa saja” di drama Korea itu. Memang banyak orang yang menyukai drama Korea "Descendants To The Sun", tetapi saya kurang suka dengan karakter-karakter dalam dramanya juga alur ceritanya. Di drama Korea "Innocent Man", saya cukup terpesona dengan keberhasilan Moon Chae Won menghidupkan karakter Seo Eun Gi. Demikian juga dengan Song Joong Ki, dia sangat cocok dengan peran Kang Ma-Roo. Begitu juga dengan para peran antagonisnya, bisa membuat emosi penonton bangkit. Karakter favorit saya dalam drama "Innocent Man" yaitu Kang Ma-Roo dan Kang Cho-Ko. Karkater Kang Ma-Roo yang manis dan penyayang sangat menarik wanita dalam drama juga penonton di dunia nyata. Sementara Kang Cho-Ko, memiliki karakter yang jujur, terbuka dan tulus. Wajar dan realisitis jika kakak beradik bisa memiliki kemiripan karakter. Alur dalam drama ini cukup menarik dan tidak membosankan. Alurnya hampir mirip dengan kebanyakan drama Korea lainnya. Drama Korea "Innocent Man" diakhiri dengan ending bahagia yang tidak terduga dan manis. Saya sangat tersentuh dengan narasi akhir dari Ma-Roo. Kata-katanya sangat menyentuh hati saya. Saat di awal cerita, Ma-Roo sempat mempertanyakan eksitensi Tuhan. “Apakah Tuhan itu ada. Jika ada mengapa hidupku begini?” Pertanyaan ini mungkin bukan hanya Kang Ma-Roo yang pernah mengucapkan. Orang-orang dikehidupan nyata pun pernah mengucapkannya. Terutama orang-orang yang banyak memiliki masalah hidup. Ada saat Ma-Roo berdoa dalam hatinya, dia ingin hidup bahagia. Dimana kebahagian yang dia gambarkan adalah bisa bersama orang yang dia cintai, adiknya dan sahabatnya. Mendengar pertengkaran kecil mereka di dapur itu sudah menyamankan hati Ma-Roo. Diakhir cerita, segala doa Kang Ma-Roo terjawab dan dia merasa bahagia. Hore... Kang Ma-Roo bahagia akhirnya Ÿ˜Ÿ˜Ÿ˜ Kang Ma-Roo, Seo Eun-Gi dan Han Jae-Hi, memilik kesamaan keinginan untuk “bahagia”. Cara Kang-Ma Roo untuk bahagia dengan mencintai sepenuh hati. Seo Eun-Gi, keinginan terbesarnya bukanlah menjadi direktur utama perusahaan, melainkan menjadi seorang ibu dan memiliki anak yang banyak. Berbanding terbalik dengan Han Jae-Hi, dia orang yang menganggap, kebahagian bisa didapat dari harta kekayaan dan kedudukan. Pelajaran lain yang saya dapat dari cerita ini, sekalipun kita menyayangi seseorang kita tidak boleh mengambil tanggung jawab atas kesalahan yang dia perbuat. Hal itu bisa membuat orang menjadi tidak intropeksi diri dan memperbaiki kesalahannya. Nilai untuk drama Korea Innocent Man 8,5 layak untuk ditonton
akhir cerita the innocent man