5 sosok wanita hebat dalam alkitab

11Pada waktu ia akan masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai, isterinya: "Memang aku tahu, bahwa engkau adalah seorang perempuan yang cantik parasnya. 12 Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata: Itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup. 13 Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku TERASGORONTALO - Dalam serial Naruto terdapat 5 karakter shinobi wanita tidak banyak diulas dengan baik secara jelas pada masa-masa awal. Meski kisah romatis Naruto tidak diperlihatkan secara jelas pada awal-awal, namun kehidupan cinta hokage ini memiliki keterkaitan dengan salah salah satu dari 5 karakter shinobi wanita yang akan disebutkan.. Kemudiandia tertawa kegirangan atas apa yang dilakukan Allah. 2. Hagar: Bertahan dalam kesesakan Hagar adalah budak Mesir sekaligus pelayan Sarai, istri Abraham. Dia tidak banyak bicara ketika Sarai memberikannya kepada Abraham. Kendati statusnya berubah menjadi istri Abraham, Hagar tetaplah menjadi nomor dua setelah Sarai. PutraTessy Srimulat, Terry Hendratmo bongkar sosok ibunya, Sri Handayani yang meninggal dunia pada Senin (27/6/2022). Sebut ibunya orang hebat, baik Sebagaiwanita dan pria kepunyaan Allah, kita juga dapat mengikuti jejak langkah pemimpin hebat ini. Saat kita melihat kehidupan Yosua, pemimpin dari anak-anak Allah, mari kita membuka mata dan merenungkan bagaimana Allah menginginkan kita menjadi wanita dan pria dengan kedisiplinan yang saleh dalam kepemimpinan. 1. Yosua Hebat dalam Peperangan Jean Claude Van Damme Dating History. -Kita dapat belajar dan bertumbuh dari tokoh-tokoh yang tercacat di dalam Alkitab. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dari tokoh-tokoh wanita dalam Alkitab. Namun, bukan berarti artikel ini hanya cocok dibaca oleh wanita saja. Bagi Anda yang ingin terus bertumbuh lewat firman Tuhan, ada banyak hal yang bisa dipetik lewat keteladanan mereka. Tiga wanita ini dapat menjadi panutan kita dalam iman dan tindakan. Tentunya, para perempuan lain yang tercatat dalam Alkitab juga tidak kalah hebat, tapi saat ini kita akan fokus pada ketiga tokoh berikut Maria – Memprioritaskan Tuhan di Atas Segalanya Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Tuhan menjawabnya “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” – Lukas 1039-42 Sebagai wanita, kita punya segudang aktivitas yang seakan tak ada habisnya. Tak jarang, seperti halnya Marta, kita tenggelam dalam kesibukan, entah itu pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, bisnis pribadi, tugas kuliah, kegiatan pelayanan, dan lain-lain. Sebisa mungkin, kita ingin segala sesuatunya terlihat sempurna, rapi, dan indah dipandang. Jika Anda seorang ibu rumah tangga yang sudah mempunyai anak, hari-hari Anda pasti jauh lebih sibuk daripada ketika masih single. Kegiatan mengurus rumah tangga, anak, suami, masak, dan bersih-bersih, bisa menjadi prioritas dalam hidup. Anda berjuang memberikan yang terbaik bagi keluarga dan ingin segala sesuatunya berjalan sesuai harapan. Akibatnya, Anda melupakan hal terpenting, yaitu memberikan waktu dan perhatian kita untuk firman Tuhan. Padahal, Tuhan hanya ingin kita duduk diam, mendengarkan Dia bicara lewat firman-Nya. Bahkan, Yesus mengatakan bahwa Maria telah memilih yang hal yang terpenting, yang tidak akan dapat diambil darinya, yaitu kebenaran firman Tuhan. Saat ini, lebih mirip siapakah Anda Maria atau Marta? Para wanita bukannya tidak boleh bekerja atau melakukan banyak aktivitas. Namun, apakah kita masih ingat prioritas terpenting kita, yaitu meluangkan waktu untuk Tuhan? Atau, kita biarkan hal-hal lain menyita hidup kita, sampai-sampai tidak punya waktu lagi untuk merenungkan firman? Mari, kita menaruh prioritas yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Abigail – Bijaksana Abigail adalah istri Nabal, seorang pengusaha kaya yang tidak bijaksana. Untuk memahami latar belakang poin ini, ada baiknya Anda terlebih dahulu membaca kisah Daud, Abigail, dan Nabal dalam 1 Samuel 25. Ketika Daud meminta Nabal untuk memberikan makanan dan minuman untuk orang-orangnya 1 Samuel 253-8, Nabal menolak, bahkan memaki-maki utusan Daud dengan kasar 1 Samuel 2510-11. Padahal, para pengikut Daud sudah begitu baik kepada hamba-hamba Nabal 1 Samuel 25 14-16. Sikap sombong Nabal membuat Daud murka, sehingga ia dan empat ratus pengikutnya berangkat untuk membunuh Nabal dan semua laki-laki yang tinggal di rumahnya. Ketika konflik Daud dan Nabal ini diketahui Abigail, ia langsung bertindak dengan cepat dan berani untuk meredakan situasi. Lalu segeralah Abigail mengambil dua ratus roti, dua buyung anggur, lima domba yang telah diolah, lima sukat bertih gandum, seratus buah kue kismis dan dua ratus kue ara, dimuatnyalah semuanya ke atas keledai, lalu berkata kepada bujang-bujangnya “Berjalanlah mendahului aku; aku segera menyusul kamu.” Tetapi Nabal, suaminya, tidaklah diberitahunya. – 1 Samuel 2518-19 Abigail tidak berlama-lama, tetapi segera mengambil tindakan. Dengan hikmatnya, ia melakukan apa yang harus ia lakukan mengatur strategi dan membawakan apa yang Daud butuhkan. Langkah yang diambil Abigail berhasil menyelamatkan hidupnya dan hidup para hamba Nabal dari murka Daud. Saat menemui Daud, Abigail juga menunjukkan sikap hormat dan rendah hati. Ia menyampaikan maksudnya dengan kata-kata yang dipilih secara cermat. Ini menunjukkan bahwa Abigail adalah pribadi yang dewasa dan bijak. Jika Anda yang berada di posisi Abigail, apa yang akan Anda lakukan? Diam dalam ketakutan? Panik? Atau, akankah Anda mengambil langkah dengan berani, sekalipun tahu risikonya, dan mengupayakan solusi yang terbaik bagi semua pihak? Wanita adalah penolong bagi pria. Bahkan, ada ungkapan yang mengatakan bahwa wanita itu ibarat indra keenam pria. Ia memiliki kepekaan dan intuisi untuk melindungi pasangannya, keluarganya, dan orang-orang di sekitarnya dari bahaya. Namun, dalam hidup, ada masa-masa di mana kita perlu mengambil keputusan atau tindakan sulit yang membutuhkan hikmat serta kecepatan berpikir. Saat ini terjadi, kita perlu meneladani sikap Abigail. Jika Anda membutuhkan hikmat lebih, mintalah kepada Tuhan, yang akan memberikannya dengan berlimpah-limpah kepada Anda. Rut – Terus Berjuang & Pantang Menyerah Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya “Pergilah, anakku.” – Rut 22 Setelah suami dan kedua putranya meninggal di Moab, Naomi memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Betlehem. Rut, salah seorang menantunya, memilih untuk ikut bersamanya. Bayangkan Anda menjadi Rut. Anda baru kehilangan suami dan harus pindah ke sebuah kota berbudaya asing, bersama dengan mertua yang sudah tua dan sama berdukanya dengan Anda. Apakah Anda akan meratapi nasib? Atau, Anda memilih bangkit dan memulai hidup baru, entah bagaimana caranya? Alih-alih terlarut dalam kesedihan, Rut mengambil inisiatif untuk mandiri dan berdikari. Setibanya di Bethlehem, ia langsung bekerja memunguti jelai. Ini bukanlah jenis pekerjaan terhormat; Rut butuh belas kasihan para penyabit gandum yang membiarkannya mengambil jelai-jelai yang jatuh di belakang mereka. Namun, ia mau melakukannya karena ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup mertuanya. Rut punya prinsip bahwa life must goes on. Ada banyak alasan bagi Rut untuk menjadi pahit dan merana akibat tragedi yang menimpa keluarga besarnya. Namun, ia memilih terus maju, ketimbang menangisi hal-hal yang tidak mungkin kembali lagi. Saat hidup kita dilanda pergumulan dan masalah, kita punya dua pilihan terpuruk atau berjuang. Kita dapat saja terbawa perasaan, terus-terusan murung, mengasihani diri, menyesali hidup, bahkan mengalami kepahitan terhadap Tuhan. Namun, kita juga bisa seperti Rut, yang tidak memandang dirinya sebagai orang paling malang sedunia, tetapi memilih untuk bangkit dan berjuang. Tak heran, pada akhirnya Rut menikah dengan Boas si pemilik ladang gandum dan menjadi nenek moyang Daud dan Yesus. Percayalah, ketika Anda berjuang, Tuhan akan melihat setiap jerih payah Anda. Para wanita hebat ini mengajarkan nilai-nilai penting yang tak lekang waktu kepada kita, para wanita era modern. Dari Maria, kita belajar memprioritaskan waktu dan perhatian untuk mendengarkan firman Tuhan. Dari Abigail, kita belajar menjadi pribadi yang berhikmat, bertindak cepat, dan berani. Dari Rut, kita belajar untuk menjadi sosok yang kuat, tekun, dan pantang menyerah. Semoga kita semua dapat bertumbuh menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi. Amin! itu wanita hebat dalam Alkitab pada titik tertentu mereka memiliki partisipasi yang memiliki tujuan yang ditetapkan oleh Tuhan. Ada banyak wanita yang muncul di dalam Alkitab yang telah meninggalkan kesaksian yang layak untuk dikagumi dan diikuti. Masuk dan pelajari tentang kehidupan masing-masing dari mereka di sini. Indeks1 wanita Alkitab2 Kisah beberapa wanita dari Istri Orang María saudara perempuan Marta dan Lázaro Maria ibu Yesus Maria Maria salah satu wanita dalam Alkitab Sara atau Sarai salah satu wanita dalam Alkitab Hagar salah satu wanita pertama dalam Alkitab Loida dan Wanita Pada zaman apa para wanita dalam Alkitab hidup? Alkitab adalah tulisan yang diilhami oleh Roh Kudus dan terdiri dari beberapa kitab dan dibagi menjadi dua bagian, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Ini adalah salah satu teks yang memiliki edisi terbanyak di dunia dan pada gilirannya menjadi yang terlaris dalam berbagai bahasa dan merupakan dasar fundamental Kekristenan di dunia. Kitab Suci memiliki sekitar 3000 karakter di antaranya, kami menemukan wanita dalam alkitab yang dikenal karena takut dan cintanya yang besar kepada Tuhan. Alkitab didasarkan pada hubungan yang ada antara Tuhan dan manusia, terserah kita untuk membacanya, memahaminya dan mempelajarinya karena itu akan menandai kita sebagai penuntun jalan yang Yesus ingin kita ikuti. itu wanita hebat dalam Alkitab Mereka akan mengajari kita bahwa dengan hati yang benar, roh yang tidak fana, dan pikiran yang tunduk pada kepercayaan Tuhan, segala sesuatu adalah mungkin. Itulah sebabnya kami mengundang Anda untuk membaca tentang nama-nama wanita dalam Alkitab yang membuat perbedaan besar. Oleh karena itu, perempuan-perempuan dalam Alkitab yang akan dirujuk dalam artikel ini bukanlah imajiner, sebaliknya sangat nyata, yang tentu saja hidup di waktu lain dalam sejarah. Di bawah ini kita akan merujuk pada beberapa wanita yang menandai sejarah alkitabiah karena telah dipilih oleh Tuhan untuk beberapa tujuan tertentu. Kisah beberapa wanita dari Alkitab Alkitab memiliki banyak cerita yang mengungkapkan bagaimana Tuhan menggunakan wanita untuk tujuan-Nya. Beberapa di antaranya akan kami uraikan di bawah ini. Abigail Abigail adalah seorang wanita yang bijaksana, bijaksana dan cantik. Seperti yang kita ketahui nama-nama dalam Alkitab mencerminkan karakter orang tersebut. Dalam pengertian ini, suami Abigail disebut Nabal, yang berarti "bodoh". Dia adalah orang yang sangat kaya dan keturunan dari keluarga Caleb, tapi itu benar-benar berbeda, karena Caleb adalah salah satu mata-mata yang berada di Yerikho. Dia takut akan Tuhan dan berani. Dia adalah salah satu wanita dalam Alkitab yang dianggap sangat cerdas dan seimbang. Melalui akal sehatnya dia mencegah Daud membunuh suaminya Nabal 1 Samuel 25. Nabal adalah orang kaya dengan karakter yang sangat buruk. Daud menjaga pencuri untuk kawanannya suatu hari dia mengirim utusan untuk mengiriminya makanan dan air. Nabal dengan kasar dan angkuh menjawab bahwa dia tidak akan mengirim siapa pun, yang membuat David marah. Abigail mengetahui apa yang telah dilakukan suaminya dan mengirim pelayannya untuk memohon nyawa suaminya. Daud menyelamatkan Nabal yang meninggal kemudian. David dan Abigail menikah setelah ini. ana Elcana memiliki dua istri Penina dan pertama tidak bisa mengandung anak, yang kedua Elcana melahirkan sepuluh anak. Setiap tahun ketika mereka pergi untuk menyembah Yehuwa. Penina mengolok-olok Ana karena dia tidak bisa mengandung kehidupan di rahimnya. Terlepas dari kenyataan bahwa Elcana sangat mencintai Ana, dia tidak bahagia. Namun, Hana mencurahkan jiwanya dalam doa agar Tuhan mendengar perjuangannya dan memberinya seorang putra. Tuhan menjawab doanya dengan seorang putra yang dia beri nama Samuel dan melayani Yehuwa. Dari perikop alkitabiah ini kita dapat menghargai bagaimana Tuhan menjawab doa seorang wanita dengan hati yang sedih dan rendah hati. 1 Samuel 110-11 10 Dia dengan kepahitan jiwa berdoa kepada Yehuwa, dan menangis tersedu-sedu. 11 Dan dia bersumpah, mengatakan, Yehuwa yang berbala tentara, jika Anda berkenan untuk melihat penderitaan hamba perempuan Anda, dan mengingat saya, dan jangan melupakan hamba perempuan Anda, tetapi berikan hamba perempuan Anda seorang anak laki-laki, saya akan mempersembahkan dia kepada Yehuwa sepanjang hari. hidupnya, dan pisau cukur tidak boleh melewati kepalanya. Delilah Mustahil untuk tidak mengingatnya karena dia adalah wanita yang mengkhianati Simson dengan memanfaatkan cinta yang dia rasakan untuknya. Karena keserakahannya yang berlebihan, dia menerima uang dari penguasa Filistin agar dia bisa menemukan kekuatan Simson, karena Tuhan memberinya kekuatan yang besar dan tidak ada yang bisa mengalahkannya. Delilah terbawa oleh keserakahannya, dan dia tidak hanya mengkhianati pria yang mencintainya, tetapi dia juga mengkhianati Tuhan. Tidak ada orang yang harus egois, tidak setia atau serakah. Debora Nama Deborah berarti "monyet" dan merupakan simbol kecerdasan dan dedikasi. Bahkan Debora diberkati dengan hikmat yang diberikan Tuhan kepadanya melalui nubuat. Deborah adalah salah satu wanita dalam Alkitab yang digambarkan sebagai pemberani dan baik hati. Dia adalah istri Lapidot dan Yehuwa menggunakan dia sebagai seorang nabiah dengan mengungkapkan kepadanya bagaimana tentara Israel akan memimpin untuk berperang dengan orang Kanaan, memperbaiki masalah mereka antara lain. Débora mengajari kita bahwa dengan Iman dan cinta kepada Tuhan segala sesuatu mungkin terjadi. Alkitab mengatakan bahwa dia adalah seorang wanita pemberani dan seorang pejuang bagi Tuhan. Dia memilih Barak de Naftali. Dia percaya bahwa ini adalah orang yang ganas yang dapat menyatukan orang untuk melawan musuh dan dapat mencapai pembebasan Israel. Meskipun dia dikenal karena keberaniannya, dia juga dikenal karena imannya dan persekutuan yang baik dengan Tuhan, yang membuatnya berani dan berani. Namun, kewibawaan tentara tetap berada di tangan Barak, dia dan keyakinannyalah yang membuat pembebasan ini berhasil. Yang membuat Débora berbeda adalah keberaniannya dia adalah wanita yang mengorbankan dirinya untuk orang lain dan selalu berusaha untuk membawa manfaat bagi orang lain. Imannya membuatnya kuat dan dia mencapai hasil yang dia harapkan. Ester Seperti banyak wanita alkitabiah dalam sejarah, Ester tampak sebagai sosok yang sangat rendah hati, seorang yatim piatu Yahudi yang tinggal di Israel yang dideportasi. Namun dalam empat tahun terakhir, posisinya berubah secara radikal dan dia telah mencapai status sosial tertinggi. Dia menjadi ratu kekuatan dunia. Setelah mencapai posisi ini, ia berhasil hidup dengan bijaksana. Ratu yang mendahului Ester disebut Wasti, dia adalah wanita bangsawan yang cantik, dia berani bertentangan dengan perintah suaminya yang tidak masuk akal. Gadis yang dibesarkan oleh sepupu Mordekai, yang adalah Ester, dikenal karena kecantikannya, dan diarahkan dengan gadis-gadis muda cantik lainnya ke harem raja. Ini agar bisa menjadi calon pengganti Ratu Wasti. Dari semua gadis yang berkumpul di Susa, hanya Adasa nama Ibrani Ester yang tidak menyembah berhala Persia. Dibesarkan oleh Mordekai, dia dibesarkan di bawah budaya Ibrani dan mengetahui kebenaran Tuhan dan mencintainya. Sekali di hadapan raja, Ahasweros mencintai Ester lebih dari wanita mana pun. Gadis ini menerima lebih banyak bantuan daripada perawan lainnya, jadi dia meletakkan mahkota di kepalanya dan menjadi ratu. Di bawah ancaman kehancuran, ia dengan cepat memainkan peran umum dalam kehidupan rakyatnya. Ester tidak mendedikasikan dirinya untuk kesenangan, kenyamanan, atau kemewahan istana terpenting saat itu. Namun, dia selalu menyadari keinginan, harapan, dan kebutuhan rakyatnya. Ini adalah salah satu wanita paling berani dalam Alkitab, karena dia tidak keberatan mengekspos hidupnya untuk menyelamatkan bangsanya. Dia tidak pernah lupa dari mana dia berasal, dan semua kekuatan keluarga kerajaan tidak membuatnya kehilangan kesopanannya. Tetapi dia juga memiliki kecerdasan untuk berurusan dengan suaminya, raja, pada saat yang paling sulit baginya dan semua orang yang mempercayainya. eva Dia adalah wanita pertama yang disebutkan dalam Alkitab dan pendamping yang cocok bagi Adam. Setan menggunakan seekor ular untuk membujuknya makan buah terlarang. Artinya, buah dari pohon pengetahuan dan kehidupan. Dengan kata lain, dia adalah wanita pertama di dunia, Tuhan menciptakannya dari tulang rusuk pria. Dia adalah ibu dari Kain, Habel, Set, dan banyak lainnya. Sejak awal, Yehuwa memberi kami dan para wanita dalam Alkitab kehendak bebas, yaitu bahwa kami dapat membuat keputusan sendiri. Adam dan Hawa sempurna, mereka tidak berdosa, tetapi ketika mereka menggigit buah terlarang, mereka berpaling dari hadirat Tuhan karena ketidaktaatan mereka. Yael Yael dikenal sebagai istri Heber, dia adalah salah satu wanita di Alkitab, terkenal karena keberaniannya dan selalu memperhatikan umat Tuhan. Dialah yang bertugas mengambil nyawa Sisera, tepatnya saat dia menipunya dengan memberinya makan untuk mendapatkan kepercayaannya, tapi begitu dia tertidur, dia membenamkan belati di kepalanya. Deborah telah meramalkan bahwa Sisera akan mati di tangan seorang wanita, dan dengan melakukan itu, Jar dianggap sebagai wanita yang sangat beruntung. Dia menunjukkan kecerdasan dan kelicikan, yang membuat Sisera mempercayainya. Tetapi dalam situasi yang tidak menguntungkan, kita juga dapat menunjukkan keberanian dan inisiatif yang besar. Kisah Yael menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan selalu membuat ramalannya menjadi kenyataan, dan tidak ada satupun yang tidak efektif. Izebel Izebel adalah ratu Israel kuno, yang kisahnya diceritakan dalam 1. Raja-raja. Dia adalah seorang putri Fenisia, putri Itobaal, raja Sidon, dan dia menikah dengan Raja Ahab dari Israel. Karakternya sangat kuat. Dalam kisah Alkitab, digambarkan bahwa dialah yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan suaminya. Karenanya, dia bisa menuruti keinginannya. Dia memerintah dari sekitar 869 hingga 850 SM Tujuan politik Ahab dengan pernikahan itu adalah untuk membentuk aliansi dengan tetangga Fenisia yang kuat untuk membedakan kerajaan Israel dari Yehuda selatan. Itu perlu untuk memberikan identitas agama baru untuk mencegah warga dari terus menyebutkan hanya kuil di ibu kota Kerajaan Yehuda, Yerusalem. Jadi, sementara Ahab terus secara resmi membaktikan dirinya kepada Yehuwa, Izebel mempersembahkan penyembahan kepada dewa Baal Fenisia, mengangkat 450 imam baru dan melenyapkan imam-imam Yehuwa. Tuhan membawa nabi Elia ke sekte baru. Kultus baru meyakinkan orang dengan keajaiban yang kuat. Para pengikut Baal adalah penipu dan harus dibunuh. Namun, posisi negara-negara berdaulat itu tegas. Setelah Ahab tewas dalam pertempuran dengan musuh, Izebel menjadi janda dan anak-anaknya naik takhta. Namun, putra tertua Ahazia meninggal karena jatuh, dan putra kedua, Ioram, menjadi korban kudeta yang dilakukan oleh Jenderal Jeu dengan dukungan imam. Ratu mengetahui kematian putranya dan tahu bahwa Jeu telah tiba dengan pasukannya di istana. Dia tahu dia adalah korban berikutnya. Karena itu, Izebel dengan berani membuka matanya, berpakaian dan menggulung rambutnya, dan pergi untuk melihat ke luar jendela. Saat dia menyeberang jalan di bawah, dia memiliki keberanian untuk menghina Jeu, memanggilnya "pembunuhnya" alih-alih raja. Atas dorongan Jeu untuk bertanya "Siapa yang bersamaku?" dan untuk menyenangkan raja baru, hamba-hamba-Nya sendiri melemparkannya dari jendela istana dan membunuhnya. Tubuhnya diletakkan di udara terbuka. Seperti yang dinubuatkan nabi Elia, ketika mereka mengambilnya, mereka menemukan sebagian dimakan oleh anjing. Izebel mampu berbohong dan membunuh untuk memuaskan keinginan egoisnya. Seperti yang diharapkan Tuhan, dia meninggal karena kekerasan dan tidak dikuburkan. Ini adalah salah satu wanita korup dalam Alkitab, ambisius, dia tidak ragu-ragu, dan melakukan apa pun untuk menghabisi musuh-musuhnya, atau siapa pun yang menentang rencananya. Siapa pun yang menjalani kehidupan yang tidak bermoral dan tidak terkendali jauh dari jalan Tuhan, tidak dapat mengharapkan takdir lain. Ini adalah salah satu wanita yang korup dan ambisius dari Alkitab, dia tidak ragu-ragu dan melakukan segala yang diperlukan untuk menghancurkan musuh atau menentang rencananya. Barangsiapa menjalani kehidupan yang tidak bermoral, tanpa batasan, jauh dari jalan Tuhan, tidak ada yang bisa berharap untuk takdir lain. Istri Lot Nama istri Lot tidak disebutkan dalam Alkitab, tetapi dia adalah seorang wanita yang memiliki dua anak perempuan dari suaminya. Sejarah memberi tahu kita bahwa ketika Tuhan memutuskan untuk menghancurkan Sodom dan Gomora, dua kota yang memiliki kebiasaan tidak bermoral dan kehilangan karena dosa penduduknya, Dia ingin memberi Lot kesempatan, dan Dia mengirim malaikat untuk menyelamatkan dia dan keluarganya. Malaikat-malaikat ini akan membawa Lot, putrinya dan istrinya ke tempat di mana mereka tidak dalam bahaya, dan satu-satunya perintah yang mereka berikan kepada Anda adalah jika Anda mendengar sesuatu, jangan memalingkan wajah Anda karena itu akan menyebabkan kematian Anda. Istri Lot mengabaikan instruksi malaikat, memalingkan wajahnya dan menjadi tiang garam. Hal-hal materi tidak pernah lebih penting daripada sekarang, jadi mereka merampas kedamaian kita. Ketika Tuhan meminta Anda untuk melakukan sesuatu, kita harus menaatinya, karena rencana-Nya bagi kita selalu lebih baik dari apa yang telah kita rencanakan. Orang Sulam Ini adalah karakter dari Buku "Kidung Agung". Dalam buku ini, cinta disajikan dalam bentuknya yang paling murni. Dalam isinya, cerita berfokus pada dua karakter utama, Raja Salomo Kidung Agung 1 4, 12; 39, 11; 7 5 dan gadis Sulam Lagu 613. Konteks sejarah buku ini adalah ketika Salomo naik takhta Daud pada 971 SM. Dia jatuh cinta dengan gadis muda ini segera setelah dia mengambil alih pemerintahan. Seperti yang telah kita perhatikan, lagu ini menyoroti kemurnian dan keindahan cinta dalam sebuah pernikahan. Soroti prinsip kesetiaan dan kesetiaan keduanya. Terlepas dari kebijaksanaan dan keyakinan Salomo ini, kita tahu bahwa dia telah berpaling dari cara hidup ini. Dia menjalani kehidupan yang bebas. Namun, setelah perjalanan hidupnya, ketika menganalisis pengalamannya, dia tahu bahwa hidup ini hanyalah kesia-siaan dan menyimpulkan Pengkhotbah 9 9 9 Nikmati hidup dengan wanita yang Anda cintai, sepanjang hari-hari kehidupan kesombongan Anda yang diberikan kepada Anda di bawah matahari, sepanjang hari-hari kesombongan Anda; karena ini adalah bagian Anda dalam hidup, dan dalam pekerjaan Anda yang dengannya Anda bekerja keras di bawah matahari. Kidung Agung 216 16 Kekasihku adalah milikku, dan aku miliknya; Dia merumput di antara bunga lili. Kidung Agung 710 10 Aku milik kekasihku, Dan dengan saya dia merasa puas. Ladang Wanita bernama Lea adalah istri pertama dari kepala keluarga Yakub, bukan karena dia ingin melakukan ini, tetapi karena dia ditipu oleh ayah gadis itu, jadi dia menerima penipuan itu. Yakub benar-benar mencintai Rachel dan sangat ingin menikahinya, tetapi ayah dari dua saudara perempuan itu telah mengatur agar Leah menggantikan tempat Rachel pada hari pernikahan dalam rencana yang sangat berbahaya. Ketika Yakub menyadari bahwa dia telah tertipu, dan bukan Rahel yang tidak berbaring di sebelahnya, dia segera pergi untuk berbicara dengan Laban. Dia memberitahunya bahwa menurut tradisinya, anak perempuan yang lebih muda tidak dapat menikah sebelum anak perempuan yang lebih tua, jadi untuk menikahi wanita yang dia cintai, dia harus terlebih dahulu menikahi saudara perempuannya. Hal ini terjadi, dan Yakub juga menikahi Rahel. Karena dia benar-benar cinta dalam hidupnya, dia berusaha keras untuk menyenangkannya, dan semakin banyak mendelegasikan Leah. Dia mencoba untuk membantah cinta suaminya untuk adiknya. Tuhan yang mengetahui hatinya melihat bahwa Leah menderita karena kekejaman suaminya, sehingga dia dikaruniai enam putra dan satu putri. Meskipun Leah awalnya tidak tampil baik dalam menerima penipuan seperti itu, dia tidak punya pilihan karena itu adalah budaya ayahnya, tetapi dia berdoa kepada Tuhan agar suaminya mencintainya sebagai saudara perempuannya. Tuhan mengetahui hati kita, dan ketika kita dengan rendah hati berserah kepada-Nya, Dia akan mendengar doa-doa kita dan mengeringkan tangisan kita. María saudara perempuan Marta dan Lázaro Dua dari empat Injil Perjanjian Baru klasik menyebutkan Maria dari Betania, yang tinggal bersama saudara perempuannya Martha dan saudara laki-lakinya Lazarus di kota Betani, dekat Yerusalem. Karena episode pengurapan Yesus di Betania, beberapa orang telah mengidentifikasi Maria dengan orang berdosa anonim yang membuat gerakan serupa dalam Injil menurut Lukas 7 36-50, karena kedua episode identik dalam gerakan terjadi di rumah seseorang. disebut Simon dan kemudian dengan Maria Magdalena, disebutkan segera setelah itu dalam Injil Lukas Lukas 8 1-3. Dalam Lukas 1038-42, kedua saudari itu menyambut Yesus ke dalam rumah dalam Injil, tetapi sementara Marta bertanggung jawab atas pekerjaan rumah, Maria duduk mendengarkan Yesus. Marta mengeluh kepada Yesus, tetapi dia menjawab, “Marta, Marta, kamu khawatir dan marah tentang banyak hal, tetapi salah satunya perlu. Maria memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil darinya». Dalam Injil menurut Yohanes kedua saudara perempuan itu mengutus Yesus untuk menyembuhkan Lazarus yang sakit, tetapi Yesus datang terlambat dan sudah mati. Maria menerimanya sambil berteriak Tuhan, jika Anda ada di sini, saudara saya tidak akan mati». Jadi Yesus pergi ke kubur untuk membangkitkan Lazarus. Dalam Injil menurut Yohanes ketika Lazarus dan saudara-saudara perempuannya menerima Yesus untuk makan malam, Maria mengoleskan minyak yang berharga di kaki Yesus dan mengeringkannya dengan rambutnya sendiri. Yudas Iskariot mengeluh bahwa minyak urapan itu bisa saja dijual, dan pendapatannya diberikan kepada orang miskin, tetapi terbuang percuma. Tetapi Yesus menegurnya dan mengatakan kepadanya bahwa gerakan Maria mengumumkan pengurapan mayatnya untuk Sabtu Suci, untuk Fajar Paskah. Matius juga melaporkan fakta ini dalam Injil, seperti yang dilakukan Markus tetapi mereka tidak menyebut Maria wanita yang membuat salep itu tidak disebutkan namanya. Maria menunjukkan bahwa dia sangat mencintai Yesus dalam beberapa kesempatan, jadi dia menyerahkan semua yang dia lakukan untuk merawat Yesus karena dia tahu bahwa menyembah Tuhan adalah hal yang paling penting. Imannya mengalahkannya, dan dia menganggap dirinya sebagai teman baik Yesus, itulah sebabnya dia selalu membayar upeti kepada-Nya. Maria ibu Yesus Ini adalah salah satunya wanita hebat dalam Alkitab, yang paling dikenal sebagai orang yang dipilih oleh Tuhan untuk menjadi ibu dari putranya Yesus. Salah satu kualitas Maria adalah kerendahan hatinya. Untuk lebih mendalami ciri-ciri tersebut, saya mengajak Anda untuk membaca tautan berikut. Kerendahan hati makna alkitabiah. Diyakini bahwa dia adalah seorang remaja yang baru berusia 16 tahun. Dia masih perawan dan sebelum menikah dengan Yusuf, dia dikunjungi oleh seorang malaikat yang mengatakan kepadanya bahwa dia akan mengandung seorang anak. Meskipun Maria adalah seorang anak yang akan menikah, dia bersedia memenuhi peran yang dipercayakan kepadanya dan dengan demikian menjadi ibu Yesus. Meski terpilih sebagai ibu Yesus, ia tetap rendah hati dan tidak pernah meminta apa-apa, sebaliknya, ini jelas merupakan tanda ketaatannya. Marta Marta de Betania adalah karakter dari Alkitab. Dalam Injil Lukas dan Yohanes mereka mengidentifikasi dia sebagai saudara perempuan Maria dan Lazarus, penduduk desa Betania, dekat Yerusalem. Mereka menggambarkannya sebagai wanita pekerja keras. Kita dapat menganggap bahwa dia peduli untuk memiliki segalanya dalam urutan yang sempurna dan siap. Seperti yang telah disebutkan dalam kisah Maria, kedua saudara perempuan itu menyambut Yesus ke dalam rumah, tetapi sementara Marta melakukan pekerjaan rumah, Maria duduk mendengarkan Yesus. Kakaknya mengeluh tentang sikap Maria terhadap Yesus, tetapi dia menjawab “Marta, Marta, kamu khawatir dan marah tentang banyak hal, tetapi salah satunya perlu. Maria memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil darinya. Meskipun saudara perempuannya Maria berusaha untuk merawat Yesus secara langsung, Marta melakukan apa yang menurutnya benar, yaitu ramah. Ketika Yesus menasihatinya untuk memutuskan bagian yang terbaik, yaitu merawatnya dan menyembah dia, dia menerima nasihatnya, dan bersedia untuk menyenangkan dia. Maria Magdalena Maria Magdalena, kadang-kadang hanya dikenal sebagai Magdalena atau Magda, adalah seorang wanita Yahudi yang bepergian dengan Yesus menurut empat Injil klasik. Salah satu pengikut pertama dan menyaksikan penyaliban dan penguburannya. Dia dianggap sebagai orang pertama yang menyaksikan kebangkitan Yesus. Dalam Injil klasik, nama Maria Magdalena disebutkan dua belas kali, lebih banyak dari kebanyakan rasul, dan lebih dari wanita asing lainnya dalam Injil. Bagi banyak sarjana arus utama, julukan Maria Magdalena berarti dia berasal dari kota Magdala, sebuah desa nelayan di kawasan pesisir Laut Galilea. Lukas 82–3 merujuk pada Maria Magdalena sebagai salah satu wanita yang berjalan bersama Yesus dalam Alkitab, dan menggunakan sumber dayanya sendiri untuk membantu mendukung pelayanannya, menunjukkan bahwa dia dapat relatif kaya. Dalam keempat Injil klasik, Maria Magdalena menyaksikan penyaliban Yesus, dan juga menghadiri pemakamannya dalam Ringkasan Injil. Kitab Suci mendaftarkannya sendiri atau sebagai anggota dari sekelompok besar wanita, termasuk ibu Yesus, dia adalah orang pertama yang menyaksikan kubur yang kosong dan yang pertama menyaksikan kebangkitannya. Karena alasan ini, Maria Magdalena disebut sebagai Rasul bagi Para Rasul dalam beberapa tradisi Kristen, dan merupakan tokoh sentral dalam tulisan-tulisan Kristen Gnostik selanjutnya, termasuk Dialog Juru Selamat, Pistis dari Sophia, dan Injil Thomas. Injil Filipus dan Injil Maria, banyak sarjana mengaitkannya dengan Maria Magdalena. Ayat-ayat ini mewakili Maria Magdalena sebagai rasul, murid Yesus Kristus yang paling dekat dan paling dicintai, dan satu-satunya yang benar-benar memahami ajarannya. Dalam kitab suci Gnostik, hubungan dekat Maria Magdalena dengan Yesus menyebabkan ketegangan dengan murid lain, terutama Petrus, karena jenis kelaminnya dan kecemburuan terhadap ajaran khusus yang mereka berikan kepadanya. Para ahli telah menemukan bahwa bukti bahwa Magdalena jatuh cinta kepada Yesus tidak didukung oleh bukti apa pun, juga tidak berdasarkan Alkitab. Maria Magdalena adalah salah satu dari sedikit wanita dalam Alkitab yang mendedikasikan dirinya untuk mengikuti Yesus. Dia adalah orang yang siap yang tidak membutuhkan apa pun, dia lebih suka tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga membantu dalam pelayanan Anak Allah. Lukas 8 1-3 8 Kemudian terjadilah bahwa Yesus pergi melalui semua kota dan desa, memberitakan dan memberitakan Injil Kerajaan Allah, dan dua belas orang bersama-Nya, 2 dan beberapa wanita yang telah disembuhkan dari roh jahat dan penyakit Maria, yang bernama Magdalena, yang darinya tujuh setan telah keluar, 3 Juana, istri Chuza, walikota Herodes, dan Susana, dan banyak lagi yang melayaninya sebagai barang dagangannya. Matius 28 5-6 5 Tetapi malaikat itu, menjawab, berkata kepada para wanita Kamu tidak takut; karena saya tahu bahwa Anda mencari Yesus, yang disalibkan. 6 Dia tidak ada di sini, dia dibangkitkan, seperti yang dia katakan. Ayo, lihat tempat di mana Tuhan dibaringkan. Markus 166 6 Tetapi dia berkata kepada mereka Jangan takut; kamu mencari Yesus dari Nazaret, Dia yang disalibkan; Dia telah bangkit, dia tidak ada di sini; melihat tempat di mana mereka menempatkan dia. Maria salah satu wanita dalam Alkitab Dia adalah wanita nabiah pertama yang disebutkan dalam Alkitab, dia adalah saudara perempuan Musa dan Harun. Maria menemani Musa dengan lagu-lagu saat dia melewati Laut Merah bersama orang-orang Yahudi. Keluaran 15 20-21 20 Dan Maria sang nabi wanita, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan semua wanita mengikutinya dengan rebana dan menari. 21 Dan Maria menjawab mereka Bernyanyilah bagi Tuhan, karena Dia sangat hebat; Dia telah melempar kuda dan penunggangnya ke laut. Rahab Wanita ini terlibat dalam prostitusi di sebuah kota di Yerikho. Rahab mengetahui kisah Tuhan, meskipun dia tetap pada pekerjaannya. Namun suatu hari, dua orang Ibrani datang yang memata-matai kota mereka, tetapi mereka dikejutkan oleh musuh-musuh mereka, dan Rahab kemudian menyembunyikan mereka di tempat tinggalnya, kemudian membantu mereka melarikan diri secara diam-diam. Dia bertanya kepada orang Israel bahwa ketika mereka pergi untuk menghancurkan Yerikho, mereka memiliki belas kasihan padanya dan tentu saja keluarganya, mereka mengatakan kepadanya bahwa pada hari penyerangan dia harus meletakkan pita merah di jendelanya, dan ini akan menjadi tandanya. yang akan menunjukkan yang mana rumahnya. Rahab melakukan semua yang disarankan orang Yahudi, dan ketika kota Yerikho dihancurkan, dia dan keluarganya selamat dari serangan itu. Dia meninggalkan pelacuran, menjadi orang percaya, dan seiring berjalannya waktu dia menikah dengan seorang Israel, menjadi nenek moyang raja Daud, dan karena itu Yesus. Dari cerita ini dapat dipetik bahwa pada suatu saat kita semua bisa berubah, Tuhan tidak melihat perbuatan orang tapi hatinya. Ayah kami tahu bagaimana menghargai semua orang yang menaruh kepercayaan mereka padanya. Yosua 2 3-4 3 Kemudian raja Yerikho menyuruh Rahab untuk mengatakan Bawa keluar orang-orang yang datang kepadamu, dan masuk ke rumahmu; karena mereka datang untuk memata-matai seluruh bumi. 4 Tetapi wanita itu telah mengambil kedua pria itu dan menyembunyikan mereka; dan dia berkata Memang benar bahwa beberapa pria mendatangi saya, tetapi saya tidak tahu dari mana mereka berasal. Yosua 2 18-19 18 Lihatlah, ketika kami memasuki bumi, Anda akan mengikat tali kirmizi ini ke jendela yang melaluinya Anda menurunkan kami; dan Anda akan berkumpul di rumah Anda ayah dan ibu Anda, saudara laki-laki Anda dan semua keluarga ayah Anda. 19 Barangsiapa keluar dari pintu rumahmu, darahnya akan tertumpah di kepalanya, dan kami tidak bercela. Tapi siapa pun yang tinggal di rumah bersamamu, darahnya akan ada di kepala kita, jika tangan menyentuhnya. Raquel Dia adalah putri kedua Laban, seorang pemilik tanah dari Aram-Naharaim Mesopotamia. Suatu hari Yakub melihatnya, dan terpesona olehnya; dia melarikan diri dari saudaranya Esau yang telah bersumpah untuk membunuhnya. Yakub muda mengambil posisinya di rumahnya dan tidak ingin menjauh dari Rahel lagi. Itulah sebabnya dia memutuskan untuk meminta tangannya kepada ayahnya, dan dia memberikannya kepadanya, tetapi ketika mereka akan menikah, dia melakukannya dengan Lea, karena itulah yang ditentukan oleh kebiasaan. Setelah tujuh tahun menikah dengan Lea, sang ayah memberinya tangan Rachel, putrinya. Tahun-tahun berlalu, saudari Lea dipenuhi dengan anak-anak, dan Raquel tidak hamil, ini membuatnya sangat sedih; dan suatu hari dia meminta Yakub untuk memiliki seorang putra dengan pembantunya Bilhah. Pada saat Raquel berhasil hamil, dan berhasil memiliki seorang putra bernama José, dia dengan cepat menjadi favorit Yakub, karena menjadi putra dari wanita yang benar-benar dia cintai. Seperti saudara perempuannya Lea, Raquel dengan tabah menghadapi situasi keluarga yang sulit, tetapi bagaimanapun dia tidak pernah ragu bahwa Tuhan akan menjawab doa-doanya. Kejadian 2916 16 Dan Laban memiliki dua anak perempuan nama yang lebih tua adalah Lea, dan nama yang termuda, Rahel. Kejadian 3020 20 Dan Lea berkata Tuhan telah memberiku mahar yang bagus; sekarang suamiku akan tinggal bersamaku, karena aku telah memberinya enam anak; dan menamakannya Zebulun. Ribka Kisah Rebecca dimulai seperti dongeng. Seorang bujangan yang sangat dicari dengan kekayaan besar sedang mencari seorang wanita untuk dinikahi. Bahkan sebelum dia lahir, Tuhan kita telah menawarkan kepada orang tuanya bahwa dia akan memiliki banyak anak, dia juga menunjukkan bahwa dia akan membuat kesepakatan abadi dengan dia dan ahli warisnya. Oleh karena itu, ibu dari anak-anak ini harus dipilih dengan sangat hati-hati. Ishak adalah seorang pria muda dan lajang, ayahnya bernama Abraham membuat persiapan pernikahan, termasuk penamaan pengantin wanita; Untuk ini dia memilih pria yang dia percayai sepenuhnya. Eliezer adalah orang yang mengelola rumah yang membawanya ke Haran, Mesopotamia, tempat tinggal Abraham sebelum dipanggil oleh Tuhan dan masih menikmati kerabat di sana. Baginya, memilih seorang wanita dari lingkungan keluarga akan menjadi tindakan pencegahan yang lebih baik untuk pernikahan yang adil, dan dengan demikian pasangan akan memiliki saling pengertian. Abraham menginginkan bagi ayahnya seorang istri yang dipilih oleh Tuhan, sama seperti Tuhan menciptakan bagi Adam seorang wanita istimewa untuk berbagi hidupnya. Hanya Tuhan yang bisa memberinya wanita yang mengerti dia, istri yang baik adalah berkat dari Tuhan. Dia bahkan yakin bahwa Tuhan akan mengirim malaikat ke hadapan utusan untuk memastikan kontak dengan wanita yang tepat. Setelah menempuh jarak 600 mil, Eliezer mencapai Haran, tempat tinggal saudara Abraham, Nahor. Setibanya di sana, dia berdoa terlebih dahulu untuk meminta bantuan dari Tuhan, kemudian dia pergi ke mata air di kota, dan di sana dia berdoa lagi untuk sebuah tanda kepada Tuhan. Ketika dia selesai berdoa sesuatu di dalam dirinya menyuruhnya untuk melihat ke atas, dan kemudian ada seorang gadis di depannya dengan kendi di pundaknya. Dia masih sangat muda dan cantik secara fisik, ketika gadis itu mendekat dia merasakan sensasi yang kuat, itu pasti jawaban doanya, ini adalah Rebecca. Ini adalah salah satu dari wanita hebat dalam Alkitab yang mengajarkan kita keramahan, dan bahwa menjadi cantik tidak perlu, tetapi penting juga untuk mempelajari nilai-nilai yang penting bagi orang-orang. Misalnya jujur, pekerja keras, sederhana, antara lain. Dia adalah putri Betuel. Alkitab menggambarkan dia sebagai seorang wanita dengan wajah cantik. Ribka adalah istri Ishak putra Abraham, ibu dari saudara kembar Yakub dan Esau. Wanita yang taat dan takut akan Tuhan. Yehuwa menunjukkan kepada Ribka bahwa putra pertamanya Esau akan melayani Yakub, jadi ketika Ishak pergi untuk memberkati anak sulungnya, dia membujuk Yakub untuk berselingkuh dari suaminya. Dia mendesaknya untuk mengenakan kulit domba sehingga Ishak, karena dia buta, tidak akan mengenali bahwa dia adalah Yakub. Ishak tanpa sadar memberkati Yakub sebagai putra sulung dari warisannya. Kejadian 2415 15 Dan terjadilah bahwa sebelum dia selesai berbicara, lihatlah, Ribka, yang lahir di Betuel, putra Milca, istri saudara laki-laki Abraham, Nahor, yang keluar dengan kendi di bahunya. Kebiasaan Ini adalah salah satu dari wanita hebat dalam Alkitab, dia meninggalkan negaranya dan segala miliknya, untuk melayani Tuhan di Israel. Nohemí memiliki seorang suami dan anak-anak yang pergi mencari pekerjaan yang lebih baik, pada saat itu terjadi kelaparan hebat di Israel. Keturunannya menikahi wanita Moab yang mereka bawa pulang, tetapi tak lama kemudian, mereka, seperti ayah mereka, juga meninggal, meninggalkan ketiga wanita itu tanpa pertahanan di rumah mereka. Dia adalah wanita yang bijaksana, dan dia ingin kembali ke Israel, menantu perempuannya menemaninya, meskipun dia bersikeras agar mereka kembali dengan kerabat mereka. Orpa melakukannya, tetapi Rut tidak, karena dia mencintai ibu mertuanya dan memuja Tuhannya. Rut tampil sebagai menantu perempuan yang baik, tetapi bahkan lebih sebagai wanita yang baik; Dia suka bekerja dan begitulah dia membantu ibu mertuanya, ini dilihat dengan baik oleh semua orang, oleh karena itu dia menjadi pemilik reputasi besar. Rut 115-17 15 Dan Naomi berkata Lihatlah, adik iparmu telah kembali ke bangsanya dan dewa-dewanya; kamu kembali setelah dia. 16 Ruth menjawab Jangan memohon saya untuk meninggalkan Anda, dan memisahkan diri dari Anda; karena ke mana pun Anda pergi, saya akan pergi, dan di mana pun Anda tinggal, saya akan hidup. Umatmu akan menjadi umatku, dan Tuhanmu adalah Tuhanku. 17 Di mana Anda mati, saya akan mati, dan di sana saya akan dikuburkan; begitu juga Tuhan kepadaku, dan bahkan menambahkan kepadaku, bahwa hanya kematian yang akan memisahkan kita. Rut 413-14 13 Jadi Boas mengambil Rut, dan dia adalah istrinya; dan itu datang kepadanya, dan Yehuwa memberinya untuk mengandung dan melahirkan seorang putra. 14 Dan para wanita itu berkata kepada Naomi Terpujilah Tuhan, yang telah membuatmu tidak menginginkan seorang kerabat hari ini, yang namanya akan dirayakan di Israel; Suatu hari di Betlehem, ada seorang pria yang sangat kaya bernama Boas, dia terkesan dengan kecantikan Rut, dan terlebih lagi dengan kepribadian gadis itu. Jadi ketika dia berpapasan dengannya, dia memberinya cukup makanan untuk dirinya sendiri dan Nohemí, jadi dia tidak perlu bekerja terlalu keras. Dengan cara ini, hubungan antara keduanya tumbuh, sampai suatu hari mereka menikah, dan dengan demikian, ia menjadi penguasa Raja Daud, dan tentu saja, Yesus. Ruth menunjukkan hati yang sangat mulia, dengan tetap berada di sisi ibu mertuanya yang tercinta, dia bisa saja pergi dan membuat hidupnya jauh, tetapi ini akan mewakili kematian bagi Nohemí. Dia adalah salah satu dari wanita hebat dalam Alkitab bahwa dia meninggalkan negaranya demi cinta ibu mertuanya, dan karena itu cinta kepada Tuhan. Itulah sebabnya kita semua harus berkomitmen untuk belajar mengembangkan kebaikan, kesetiaan, dan memfasilitasi layanan kepada tetangga kita di masa-masa sulit. Sara atau Sarai salah satu wanita dalam Alkitab Dia adalah istri pertama Abraham, pendiri Yudaisme. Meskipun Sara menyerahkan kehidupan yang nyaman dan sejahtera. Dia mempercayakan firman Yehuwa kepada suaminya untuk meninggalkan segalanya budaya, keluarga, harta benda. Dia memutuskan untuk mengikuti suaminya ke mana pun Tuhan mengirim Abraham. Tuhan berjanji untuk membawa mereka ke Kanaan, ke negeri dimana susu dan madu mengalir. Sarah, seperti wanita lain dalam Alkitab, melihat kasih karunia Tuhan ketika pada usia lanjut, 90 tahun, dia hamil anak pertamanya karena dia tidak subur. Kejadian 1129 29 Dan mereka mengambil Abram dan Nahor sebagai istri mereka; nama istri Abram adalah Sarai, dan nama istri Nahor, Milca, putri Haran, ayah Milca dan Isca. Hagar salah satu wanita pertama dalam Alkitab Dia adalah pelayan Sarah dan gundik Abraham. Ketika Sarah tidak dapat memiliki anak, itu adalah ibu dari putra pertama Abraham yang dia beri nama Ismail. Anak ini bukanlah anak yang dijanjikan Allah kepada Abraham. Namun, Tuhan meyakinkan Hagar bahwa dia akan memberkati putranya. Kejadian 163 3 Dan Sarai, istri Abram, mengambil Hagar, hamba Mesirnya, setelah Abram tinggal di tanah Kanaan selama sepuluh tahun, dan memberikannya kepada suaminya, Abram. Loida dan Eunice Para wanita dalam Alkitab ini tidak hidup di masa damai, tetapi mereka hidup di bawah pemerintahan Romawi, ketika orang-orang Kristen diturunkan, dianiaya, diperbudak. Namun, ibu dan nenek Timotius memiliki iman yang kuat dan takut akan firman Tuhan, sehingga mereka menjadi teladan bagi cucu mereka. Paulus menyebutkan dalam surat itu bahwa mereka adalah ibu dan nenek Timotius, dan khususnya menulis keyakinan yang tulus tentang hidupnya. Ini menunjukkan bahwa selama masa sulit ini, Loida terus takut akan Tuhan dan mewariskan putrinya Eunice untuk melakukan hal yang sama. Mereka tidak hanya menunjukkan bahwa iman mereka selama bertahun-tahun tulus, tetapi mereka juga menjadi teladan pribadi bagi ketakutan dan kebenaran Timotius, dan kesetiaan ini diwujudkan sepanjang hidupnya. 2 Timotius 1,5 Wanita Samaria Meskipun tidak ada catatan tentang nama wanita Samaria, dia dikenal sebagai pengkhotbah yang sangat baik. Mereka mengatakan bahwa itu adalah asal mula air hidup yang diajarkan Yesus kepadanya, mereka yang mencapai pekerjaan di dalam dirinya, dan dia berhasil meninggalkan kehidupan masa lalunya, dia menjadi murid dari pelayanannya. Pada zaman apa para wanita dalam Alkitab hidup? Kami dapat mengatakan bahwa para wanita dalam Alkitab yang kami maksudkan kepada Anda hari ini, ada pada berbagai waktu dalam sejarah; Hawa, misalnya, hidup pada mulanya, yang lain hidup selama air bah, juga dalam eksodus orang Israel, ketika raja pertama Israel memimpin, serta ketika Yesus menerima baptisannya, dan pada saat kematiannya. Sekarang, setelah meninjau wanita hebat dalam Alkitab, saya mengundang Anda untuk menonton video ini. Isi artikel mengikuti prinsip kami etika editorial. Untuk melaporkan kesalahan, klik di sini. Dalam filosofi Yunani, Plato dan Aristoteles mewakili pandangan kuno yang memandang wanita sebagai makhluk yang tidak setara dengan laki-laki, yang tidak dianggap lebih baik dari benda atau harta yang dapat dipakai oleh laki-laki. Dan bukan hanya kebudayaan Yunani, tetapi banyak kebudayaan yang menganggap derajatnya lebih rendah dari laki-laki. Namun itu semua merupakan kebudayaan yang tidak takut akan Allah dan tidak mengenal Hukum-Nya. Hal demikian adalah hal yang paling bertentangan dengan pengajaran Alkitab. Alkitab tidak pernah menganggap wanita sebagai kaum yang lebih rendah, sebaliknya, Alkitablah yang paling dahulu menempatkan posisi wanita pada derajatnya yang sebenarnya, yang tertinggi, yaitu sama dengan laki-laki, yang adalah gambar dan rupa Allah. Jikalau banyak kebudayaan yang merendahkan perempuan, Allah justru mengasihi perempuan. Allahlah yang pertama kali menumbuhkan cinta dalam Adam ketika Ia membawa Hawa kepada suaminya. Allah memperhatikan kesejahteraan wanita dengan memerintahkan suami untuk mengasihi isterinya, bahkan seperti dirinya sendiri Ef. 533. Sang suami harus mengasihi, bahkan menempatkan kebahagiaan dan kesejahteraan isterinya di atas dirinya sendiri, sama seperti Tuhan Yesus bagi jemaat-Nya Ef. 525. Bagi yang belum menikah, Allah perintahkan orang tua untuk memperhatikan anaknya Ef. 64, Kol. 321. Dan bagi janda-janda, Alkitab memerintahkan kita untuk memperhatikan janda-janda, bahkan Ia sendiri yang menjadi Pelindung mereka Mz. 686. Sungguh, Allah telah menciptakan suatu makhluk yang indah untuk dikasihi, dan telah memberikannya tempat yang spesial dalam hati Allah dan manusia. Wanita yang bijak sadar atas hal ini dan mengucap syukur. Selain diciptakan untuk dikasihi, Allah juga menciptakan perempuan dengan suatu maksud baca fungsi/tujuan. Alkitab mencatat bahwa perempuan diciptakan untuk menjadi penolong bagi suaminya Kej. 218. Ini adalah tujuan Allah menciptakan perempuan. Sama seperti Allah menciptakan Adam sesuai gambar dan rupa Allah untuk kemuliaan-Nya, demikian pula Hawa diciptakan-Nya sebagai penolong Adam demi kemuliaan Allah. Itulah sebabnya Allah menetapkan Adam sebagai pemimpin dan kepala rumah tangga, dan Hawa berfungsi sebagai penolong yang tunduk kepada Adam Ef. 522-31. Ini bukan pernyataan bahwa perempuan lebih rendah dari laki-laki. Tetapi mengenai kepemimpinan, suatu kapal tidak mungkin memiliki dua kapten. Allah ingin wanita tunduk pada otoritas, karena sama seperti laki-laki yang tunduk kepada Allah memuliakan Dia, demikian juga isteri yang tunduk pada suami memuliakan Allah. Itulah sebabnya wanita tidak diberikan pelayanan yang bersifat memimpin laki-laki dalam jemaat. Tetapi itu bukan berarti wanita tidak memiliki peran yang penting dalam jemaat. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat wanita lakukan sebagai pelayanannya. Peran Wanita dalam Rumah Tangga Kristen Sebagaimana telah dibahas di atas, Allah menciptakan wanita untuk menjadi penolong bagi suaminya, jadi pelayanan utama seorang wanita adalah di dalam keluarganya Tit. 23-5. Ini sangat penting, karena suatu gereja yang sehat harus terdiri dari keluarga-keluarga yang sehat juga. Seorang laki-laki tidak dapat melayani jemaat dengan maksimal jika keluarganya berantakan dan ia tidak bahagia dalam kehidupan rumah tangganya, bahkan ia mungkin tidak dapat memikirkan hal rohani lagi. Seorang isteri yang melayani suami dan anak-anaknya dengan baik, melayani jemaat. Seorang isteri mempunyai pengaruh yang besar terhadap rumah tangga, karena sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam rumah. Sikap seorang isteri sangat mempengaruhi suasana rumah dan dapat menjadi faktor penentu suami dan anak-anak betah di rumah. Kepandaiannya mengatur segala sesuatu dalam rumah tangga dapat mengubahnya menjadi istana, atau penjara. Terlebih lagi dalam membesarkan anak-anak, seorang ibu berperan sangat besar dalam pendidikannya. Benarlah bahwa karier seorang ibu adalah anak-anaknya. Apakah anak-anaknya akan diselamatkan dan kelak dipakai oleh Tuhan, sang ibu dapat menentukannya sejak masa kanak-kanaknya. Walaupun bukan tujuan tulisan ini untuk membahas secara mendetil peran wanita dalam rumah tangga, namun penting untuk menyinggungnya karena rumah tangga yang sehat merupakan balok dasar jemaat yang sehat. Inilah pelayanan utama seorang wanita dalam jemaat. Jika seorang perempuan memiliki 10 macam pelayanan di gereja, namun gagal membentuk rumah tangga yang baik, ia telah gagal. Peran Wanita dalam Sekolah Minggu Bukanlah rahasia lagi bahwa wanita pada umumnya lebih cocok bekerja dengan anak-anak daripada laki-laki. Oleh sebab itu, sekolah minggu anak-anak merupakan ladang pelayanan yang terbuka lebar bagi wanita dalam jemaat. Bagi yang beranggapan bahwa pelayanan sekolah minggu adalah pelayanan kecil’, ingatlah bahwa dalam 10-15 tahun, anak-anak sekolah minggu itu akan menjadi pemuda dan remaja. Anak-anak dapat dibimbing untuk mengasihi Tuhan sejak muda dan diarahkan untuk melayani dalam jemaat. Jangan meremehkan penting-nya pelayanan sekolah minggu! Tujuan utama dari sekolah minggu adalah untuk menyelamatkan anak-anak sejak mereka dapat mengerti Injil dan memperkenalkan mereka pada kebenaran Firman Tuhan melalui cerita-cerita Alkitab. Sebagai guru sekolah minggu, Anda harus belajar Alkitab lalu mengajarkannya kepada anak-anak. Ini hampir sama dengan berkhotbah, hanya saja kepada anak-anak. Mintalah Gembala untuk membimbing Anda agar menjadi guru sekolah minggu yang lebih baik. Anda dapat juga membaca buku, seperti Guru Sekolah Minggu Super, yang ditulis oleh Dr. Suhento Liauw. Peran Wanita dalam Persekutuan Wanita Siapa bilang wanita tidak mampu menjadi pemimpin? Banyak perempuan yang hebat yang menjadi manajer atau direktur, bahkan menjadi Presiden. Tetapi mereka adalah pemimpin yang hebat bukan karena mereka lepas dari kekangan kebudayaan patriakh, melainkan karena Allah telah menciptakan wanita dengan kemampuan tersebut. Alkitab memberitahukan peran wanita sebagai pemimpin di dalam Titus 23-5. Perempuan yang lebih senior harus memimpin yang lebih muda dan mendidik mereka dalam segala hal yang baik. Perempuan, terutama yang lebih senior, bijak, dan rohani, diberi tugas untuk memimpin perempuan-perempuan lain. Ada banyak sekali pelayanan yang dapat dilakukan oleh kaum wanita. Ada pelayanan yang bersifat di belakang layar, seperti pelayanan doa, nursery untuk anak yang belum dapat mendengarkan khotbah, pembesukan, pengumpulan dana, dll. Ada pula pelayanan yang tampil di muka umum, seperti sekolah minggu, paduan suara, bermain musik, dan seribu satu macam pelayanan lainnya yang tidak bersifat memimpin laki-laki dewasa. Wanita tampaknya cocok juga untuk melayani dalam bidang musik, karena musik adalah bidang yang menggunakan emosi yang halus. Sayang sekali budaya bermain musik di Indonesia belum berkembang seperti di Eropa dan Amerika, padahal pelayanan di bidang musik sangat penting bagi gereja. Namun banyak gereja yang justru salah menerapkan karunia perempuan dengan menyuruh mereka memimpin nyanyi dalam pertemuan jemaat umum. Itu tidak memuliakan Tuhan, karena menyalahi perintah Tuhan dan tidak tunduk terhadap pemimpin jemaat yang Tuhan tetapkan, yaitu laki-laki. Tetapi bila seorang perempuan memimpin nyanyi dalam persekutuan wanita, atau terhadap anak-anak yang belum dewasa, itu justru memuliakan Allah dengan karunia yang Tuhan berikan. Manfaat pertemuan khusus wanita juga besar manfaatnya, sebab dapat digunakan sebagai kesempatan untuk bertukar keterampilan, untuk memberikan teladan bagi perempuan-perempuan muda, dan untuk mempererat persaudaraan bukan untuk bertukar gosip, lihat Titus 23!. Kesimpulannya, wanita memiliki peran khusus dalam jemaat dan tidak perlu berebut kepemimpinan dengan laki-laki. Tuhan telah mengatur bahwa dalam satu tubuh masing-masing anggotanya memiliki fungsi yang berbeda-beda I Kor. 1218. Dan seperti kata pepatah, “di belakang setiap laki-laki yang berhasil, ada seorang wanita hebat.” Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam jemaat, layanilah Tuhan sebagai-mana yang Ia kehendaki! Maranatha! Sumber Buleting Pedang Roh Edisi 68 Claudia Jessica Official Writer Di zaman sekarang, banyak orang semakin melek’ soal pentingnya ilmu parenting untuk mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak. Mereka berharap metode pengasuhan ini dapat membentuk kepribadian anak dengan baik. Kendati demikian, ada hal lain yang tidak kalah pentingnya dengan ilmu parenting, yaitu iman seorang ibu untuk diwariskan kepada anak-anaknya. Sebagai orang percaya, hidup kita berpusat pada Kristus dan firman Tuhan adalah fondasi kita. Kualitas sebuah fondasi akan menentukan batasan seberapa kokoh atau seberapa tinggi seseorang dapat berdiri. Seperti 10 sosok ibu luar biasa ini, mereka menaati panggilan Tuhan, dan melayani dengan banyak pengorbanan. Mereka membangun iman dalam kehidupan keluarga mereka. Siapa saja 10 sosok ibu luar biasa ini dan apa saja yang dapat kita pelajari dari mereka? 1. Sarai Menunggu dengan setia Sarai dan Abraham sudah sangat tua dan mereka masih belum memiliki anak. Padahal dalam Kejadian 155 menceritakan bahwa Allah menjanjikan banyaknya keturunan kepada Abraham dan Sarai seperti bintang di langit yang tak terhitung jumlahnya. Namun Abraham dan Sarai tetap tidak memiliki anak selama bertahun-tahun. Abraham dan Sarai menunggu selama 15 tahun sebelum Allah memperbarui janji-Nya, dan mereka masih menunggu lagi selama 10 tahun sebelum janji itu digenapi dan Sarai melahirkan seorang putra, Ishak. Sarai mungkin tidak akan memenangkan penghargaan dalam hal menunggu, dia bahkan menertawakan saat Allah berjanji akan memberikan anak pada keduanya. Tapi janji Allah tidak bergantung pada iman Sarai, Allah memenuhi janji-Nya sesuai dengan rencana-Nya. Bisakah Anda menunggu selama itu untuk sebuah berkat? Sarai mungkin menertawakan janji Allah itu, tetapi dia mencoba mempercayai-Nya hingga membuahkan hasil. Kemudian dia tertawa kegirangan atas apa yang dilakukan Allah. 2. Hagar Bertahan dalam kesesakan Hagar adalah budak Mesir sekaligus pelayan Sarai, istri Abraham. Dia tidak banyak bicara ketika Sarai memberikannya kepada Abraham. Kendati statusnya berubah menjadi istri Abraham, Hagar tetaplah menjadi nomor dua setelah Sarai. Setelah Hagar hamil, ia memandang rendah Sarai dan terjadi keretakan dalam hubungan Sarai dan Hagar. Sarai mulai menindasnya hingga Hagar melarikan diri ke kampung halamannya. Namun di tengah perjalanan, Malaikat Tuhan menghampiri Hagar dan menyuruhnya kembali serta menjanjikan banyak keturunan melalui putranya, Ismael. Kejadian 21 memberitahu kita Hagar dan Ismael dikirim ke padang gurun dan Hagar yakin bahwa keduanya akan mati. Tetapi Tuhan menunjukkan sebuah sumur, dan berkata “Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Kej. 21 18 Hagar mengira kesengsaraannya akan berakhir, tetapi Tuhan kembali memanggilnya ke sana. Dia patuh dan Tuhan memberkati Hagar dan putranya seperti yang Dia janjikan. 3. Ribka Kepercayaan Ribka adalah seorang yang sangat beriman. Dia menaati Tuhan ketika hamba Ishak memberitahunya ada pria yang ingin menikahinya. Kejadian 25 memberitahu kita ketika Ribka hamil, Tuhan mengatakan, “Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.” Pada masa itu, biasanya yang tua tidak akan pernah melayani yang lebih muda, dan putra sulung akan mewarisi segala yang terbaik. Ketika Ishak semakin tua, ia meminta Esau, anak sulungnya untuk berburu dan menyiapkan makanan untuk nya agar dia bisa memberkatinya. Tetapi Ribka mendengarnya dan mengatakan kepada Yakub untuk menyiapkan makanan untuk Ishak terlebih dahulu. Yakub ragu untuk menipu ayahnya, tetapi Ribka mengatakan dalam Kejadian 27, “Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu.” Pada saat itu Ribka mengingat dan menanggapi dengan serius tentang apa yang dikatakan Tuhan pada masa kehamilannya. Ribka mempertaruhkan penipuan untuk mengikuti janji Tuhan karena dia percaya apa yang Tuhan katakan pada masa kehamilannya. Perlu dicatat bahwa TUHAN TIDAK MEMANGGIL RIBKA UNTUK MENIPU, tetapi Tuhan berdaulat atas pilihan baik atau buruk yang mungkin kita perbuat. BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->4. Yokhebed Penuh dengan rencana Pada masa Yokhebed melahirkan Musa, semua bayi laki-laki diperintahkan untuk dibunuh karena pemerintah pada masa itu khawatir keturunan Ibrani jadi lebih banyak dibanding keturunan Mesir. Jadi Yokhebed menyembunyikan Musa selama 3 bulan. Keluaran 2 memberi tahu bahwa Yokhebed tidak bisa menyembunyikannya lagi sehingga Yokhebed melapisi keranjang papirus, meletakkan bayi Musa di dalamnya, lalu dia meletakkannya di alang-alang di sepanjang tepi Sungai Nil. Miryam, putri Yokhebed melihat apa yang terjadi dengan bayi itu. Putri Firaun yang sedang mandi melihat keranjang itu dan meminta pelayannya untuk mengambil keranjang tersebut. Dia menemukan seorang bayi laki-laki Ibrani yang menangis dan merasa kasihan kepadanya. Kemudian Miryam bertanya kepada putri Firaun, apakah dia ingin seorang wanita Ibrani menyusui bayi tersebut, dan dia setuju. Miryam dan Yokhebed mendatangi putri Firaun untuk menyusui bayinya sendiri. Putri Firaun membayar Yokhebed untuk merawat dan membesarkan bayi itu sampai cukup besar untuk tinggal bersamanya. Kemudian dia mengadopsi putra Yokhebed dan menamainya Musa. Yokhebed mencari cara untuk menyelamatkan anaknya, dan Tuhan memberkatinya. Tidak hanya menyelamatkan anaknya dari kematian, Yokhebed juga bisa merawat dan membesarkannya hingga cukup umur untuk tinggal bersama putri Firaun. Putranya, Musa, melanjutkan untuk membebaskan orang-orang Ibrani dari Mesir, dia memimpin mereka di padang pasir menuju Tanah Perjanjian sesuai dengan rencana Tuhan. Itulah 5 dari 9 tokoh wanita sekaligus ibu yang luar biasa di Alkitab. Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah. Kita perlu mempersiapkan diri dari berbagai aspek, mulai dari mental, pengetahuan, hingga iman. Semoga kisah ibu-ibu yang luar biasa dari Alkitab ini dapat menginspirasi Anda menjadi seorang ibu yang hebat bagi anak-anak Anda. Kita akan membahas 4 tokoh lainnya di bagian ke-2 ya! Baca part 2 DI SINI! Apakah artikel ini memberkati Anda? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi Mitra CBN! Daftarkan diri Anda lewat link di bawah ini DAFTAR MITRA CBN Sumber Halaman Tampilkan per Halaman Wed - Apr 21, 2021 / 5909 / Inspirational Dari sejak dunia diciptakan, perempuan punya peran penting bagi kehidupan di dunia ini. Bukan cuma melahirkan generasi, kaum hawa juga turut andil dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah-tengah kelompoknya, masyarakat sekitarnya maupun bangsanya. Alkitab mencatatkan sejumlah nama perempuan yang karena tindakannya semasa hidup, nama dan jasa mereka tetap diingat dan jadi sumber inspirasi bagi orang-orang percaya sampai dengan hari ini. Ada 4 tokoh perempuan penting dalam Alkitab diantaranya 1. Debora Hakim-hakim 4 dan Hakim 5 Debora seorang nabiah dan hakim perempuan satu-satunya dari zaman pra-kerajaan Israel di dalam Perjanjian Lama. Dalam masa hidupnya, istri dari Lapidot ini bersama dengan para memimpin umat Israel menang atas Sisera dan dan pasukan-pasukan Kanaan. Berkat hal tersebut, seluruh negeri yang didiami oleh Israel menjadi aman hingga 40 tahun lamanya. 2. Rut Kitab Rut Rut merupakan wanita Moab yang awalnya menikah dengan Mahlon, anak dari Naomi, seorang dari kaum Israel. Setelah beberapa tahun menjalani rumah tangga, sang suami meninggal dunia. Di dalam masa kesendiriannya, ia justru menunjukkan kesetiannya kepada sang mertua. Ia bahkan digambarkan seorang yang takut kepada Allah. Singkat kisah, Rut menikah kembali. Suaminya kini ialah pemuda kaya raya bernama Boas. Dari pernikahan mereka, lahirlah Obed - kakek dari Raja Daud. Oleh karena itulah, hingga sekarang Rut dikenang sebagai wanita yang setia dan juga nenek buyut dari sang Juruselamat, Tuhan Yesus. Baca Juga 6 KISAH MELULUHKAN HATI TENTANG ANAK-ANAK YANG MEMBANTU DAN MELAYANI ORANG LAIN 3. Ester Kitab Ester Ester merupakan wanita Israel yang menjadi seorang Ratu Kerajaan Persia. Ia merupakan istri dari Raja Ahasyweros. Berkat posisinya tersebut, bangsa Israel dapat dilalukan dari pembantaian massal yang hendak direncanakan Haman. 4. Maria, Ibu Yesus Kitab Injil Beranjak ke perjanjian baru maka kita akan menemukan kisah awal yakni tentang kelahiran Tuhan Yesus. Maria adalah perempuan yang dipilih oleh Allah untuk mengandung Yesus, sang Juruselamat manusia. Keputusan untuk menerima “previlege” ini bukanlah sesuatu yang mudah mengingat ia masih perawan dan sedang bertunangan dengan Yusuf. Namun, penundukkan dirinya kepada Allah membuat Maria mau untuk menjadi ibu dari Yesus. Berkat peristiwa inilah, Maria termasuk ke dalam barisan tokoh-tokoh yang populer diantara orang-orang percaya sampai dengan sekarang. Kamu gak bisa memutuskan ingin berjenis kelamin apa saat lahir. Namun, saat diciptakan Tuhan sebagai perempuan maka mengucap syukurlah atas hal tersebut. Selayaknya kaum pria, kau perempuan juga memberikan kontribusi dalam penggenapan rencana Tuhan di bumi. Oleh sebab itu, banggalah menjadi seorang perempuan. Claudia Yunika Content Creator

5 sosok wanita hebat dalam alkitab